RTRW Tangsel Disahkan, DPRD Wanti-wanti Banjir dan Masalah Lingkungan Kian Mendesak
Rabu, 6 Mei 2026 | 19:35
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045
TANGERANGNEWS.com-Festival Al-Azhom yang digelar dekat kawasan Pusat Pemerintah Kota Tangerang ramai dipadati pengunjung, Sabtu 1 Oktober 2022, malam.
Namun antusiasme warga yang meramaikan festival ini tidak dibarengi dengan kesadaran terhadap kebersihan.
Berdasarkan video yang viral di media sosial, tampak sampah berserakan di Taman Elektrik saat Festival Al-Azhom berlangsung. Sampah yang kebanyakan dari plastik itu memenuhi area taman yang biasa dipakai para pengunjung duduk-duduk.
Sampah-sampah diduga bekas bungkus jajanan itu seperti ditinggal begitu saja, oleh pengunjung yang datang dan nongkrong di lokasi.
Hal ini pun mendapat tanggapan dari para netizen. Mereka menyayangkan pengunjung yang tidak memiliki kesadaran untuk membuang sampah.
"Jajan enggak seberapa, nyampahnya banyak. Apa susahnya buang sampah ke tempatnya," tulis akun @tiaaaylsr di kolom komentar postingan Instagram @infotangerang.id.
"Bukan hari ini, tiap malem minggu. Selain sampah yang berserakan, kalau main kesini pengamennya banyak banget. Tiap menit ada jadi kalau ke sini siapin uang receh yang banyak," tulis @andriyusup007.
Lihat postingan ini di Instagram
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Menghabiskan waktu liburan tidak selalu harus menempuh perjalanan jauh. Sepanjang bulan Mei 2026, Howard Johnson By Wyndham Tangerang menghadirkan pengalaman “One Stop Vacation”, sebuah konsep liburan terpadu yang memadukan kenyamanan menginap
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews