KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Festival Al-Azhom yang digelar dekat kawasan Pusat Pemerintah Kota Tangerang ramai dipadati pengunjung, Sabtu 1 Oktober 2022, malam.
Namun antusiasme warga yang meramaikan festival ini tidak dibarengi dengan kesadaran terhadap kebersihan.
Berdasarkan video yang viral di media sosial, tampak sampah berserakan di Taman Elektrik saat Festival Al-Azhom berlangsung. Sampah yang kebanyakan dari plastik itu memenuhi area taman yang biasa dipakai para pengunjung duduk-duduk.
Sampah-sampah diduga bekas bungkus jajanan itu seperti ditinggal begitu saja, oleh pengunjung yang datang dan nongkrong di lokasi.
Hal ini pun mendapat tanggapan dari para netizen. Mereka menyayangkan pengunjung yang tidak memiliki kesadaran untuk membuang sampah.
"Jajan enggak seberapa, nyampahnya banyak. Apa susahnya buang sampah ke tempatnya," tulis akun @tiaaaylsr di kolom komentar postingan Instagram @infotangerang.id.
"Bukan hari ini, tiap malem minggu. Selain sampah yang berserakan, kalau main kesini pengamennya banyak banget. Tiap menit ada jadi kalau ke sini siapin uang receh yang banyak," tulis @andriyusup007.
Lihat postingan ini di Instagram
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGSolana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang mencatat ada sepanjang 300 kilometer (Km) jalan di wilayahnya mengalami kerusakan berat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews