Connect With Us

Sampah Menumpuk di Jalan Manis Jaya Tangerang, RT Minta Penambahan Armada

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 17:33

Sampah menumpuk di area Jalan Manis IV, Kelurahan Manis Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Sabtu, 20 Agustus 2022. (@TangerangNews.com / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com-Sampah menumpuk masih menjadi persoalan di Kota Tangerang. Seperti di area Jalan Manis IV, Kelurahan Manis Jaya, Kecamatan Jatiuwung, terlihat sampah menumpuk.

Pantauan TangerangNews pada Sabtu, 20 Agustus 2022, tampak sampah menumpuk ini terdiri dari sampah-sampah rumah tangga yang dibungkus plastik dan botol-botol bekas.

Warga mengeluhkan adanya tumpukan sampah tersebut, karena cukup mengganggu aktivitas. Terlebih, wangi tercium tidak sedap. 

"Kalau lagi hujan itu sering terbawa banjir dan sampahnya banyak terbawa arus sampai ke jalan," ujar Sutikno salah satu warga setempat saat ditemui di Jalan Cikoneng Girang, Kelurahan Manis Jaya.

Sebenarnya lokasi tersebut memang disediakan untuk warga khususnya RT 2/RW3 yang berjumlah 350 jiwa, membuang sampah.

Namun, kebiasaan warga sekitar membuang sampah tidak di dalam tempatnya. Mereka malah melempar sampahnya dari pinggiran jalan, hingga berserakan.

Selain itu, sampah semakin menumpuk lantaran armada truk pengangkut sampah yang bertugas hanya datang sepekan sekali. Padahal, volume sampah selalu bertambah setiap harinya.

Ketua RT setempat, Eko Adi Prayetno mengungkapkan bahawa pihaknya telah memberikan edukasi kepada masyarakat agar membuang sampah tidak di pinggiran jalan, tetapi masih banyak yang tidak mengindahkan.

"Memang dalam satu kelurahan telah disiapkan satu truk sampah untuk mengangkut sampah. Jadi dibagi-bagi untuk setiap RT bergantian," jelas Eko.

Eko berharap adanya penambahan armada pengangkut sampah bagi warga kelurahan Manis Jaya, agar sampah tidak terlalu menumpuk.

Selain itu, warga sekitar juga lebih peduli terhadap lingkungan dengan membuang sampah ke tempat yang telah disediakan.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

TEKNO
Perhatikan 5 Faktor Penting Fundamental Sebelum Memilih Aset Crypto

Perhatikan 5 Faktor Penting Fundamental Sebelum Memilih Aset Crypto

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:15

Banyak investor tertarik membeli aset crypto hanya karena melihat harga yang sedang naik. Padahal, keputusan investasi yang baik berdasarkan analisis fundamental.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill