Solusi Islam Atasi Gunungan Sampah
Selasa, 17 Februari 2026 | 18:06
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
TANGERANGNEWS.com-Sampah menumpuk masih menjadi persoalan di Kota Tangerang. Seperti di area Jalan Manis IV, Kelurahan Manis Jaya, Kecamatan Jatiuwung, terlihat sampah menumpuk.
Pantauan TangerangNews pada Sabtu, 20 Agustus 2022, tampak sampah menumpuk ini terdiri dari sampah-sampah rumah tangga yang dibungkus plastik dan botol-botol bekas.
Warga mengeluhkan adanya tumpukan sampah tersebut, karena cukup mengganggu aktivitas. Terlebih, wangi tercium tidak sedap.
"Kalau lagi hujan itu sering terbawa banjir dan sampahnya banyak terbawa arus sampai ke jalan," ujar Sutikno salah satu warga setempat saat ditemui di Jalan Cikoneng Girang, Kelurahan Manis Jaya.
Sebenarnya lokasi tersebut memang disediakan untuk warga khususnya RT 2/RW3 yang berjumlah 350 jiwa, membuang sampah.
Namun, kebiasaan warga sekitar membuang sampah tidak di dalam tempatnya. Mereka malah melempar sampahnya dari pinggiran jalan, hingga berserakan.
Selain itu, sampah semakin menumpuk lantaran armada truk pengangkut sampah yang bertugas hanya datang sepekan sekali. Padahal, volume sampah selalu bertambah setiap harinya.
Ketua RT setempat, Eko Adi Prayetno mengungkapkan bahawa pihaknya telah memberikan edukasi kepada masyarakat agar membuang sampah tidak di pinggiran jalan, tetapi masih banyak yang tidak mengindahkan.
"Memang dalam satu kelurahan telah disiapkan satu truk sampah untuk mengangkut sampah. Jadi dibagi-bagi untuk setiap RT bergantian," jelas Eko.
Eko berharap adanya penambahan armada pengangkut sampah bagi warga kelurahan Manis Jaya, agar sampah tidak terlalu menumpuk.
Selain itu, warga sekitar juga lebih peduli terhadap lingkungan dengan membuang sampah ke tempat yang telah disediakan.
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
TODAY TAGDi tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan kesiapan infrastruktur jalan kewenangan provinsi menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, mulai melakukan perbaikan di Jalan Raya Pasar Kemis dengan cara menambal lubang-lubang di ruas jalan tersebut menggunakan aspal.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews