Connect With Us

Sampah di TPA Jatiwaringin Tangerang Capai 2.000 Ton per Hari Perlu Penanganan Teknologi

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 16:30

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin Kabupaten Tangerang setiap harinya menampung sekitar 2.000 ton sampah per hari dari total jumlah penduduk sebanyak 4 juta jiwa. (Fahrul Dwi Putra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin Kabupaten Tangerang setiap harinya menampung sekitar 2.000 ton sampah per hari dari total jumlah penduduk sebanyak 4 juta jiwa.

TPA dengan luas 31 hektare itu harus menampung sampah-sampah yang ada di Kabupaten Tangerang. 

Meski begitu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik mengatakan, lahan tersebut masih cukup untuk menampung dan menangani sampah-sampah Kabupaten Tangerang.

"Ini pun kita upayakan penyelesaian-penyelesaian persoalan tersebut. Mudah-mudahan ini di akhir masa jabatan Pak Bupati (Zaki Iskandar) kita akan mulai ya, dalam rangka pengelolaan sampah yang di mana nanti pengelolaannya oleh BUMD bersama mitra," ujar Achmad dikutip dari republika.co.id, Sabtu, 15 Oktober 2022.

Lihat juga: Banyak Sampah, Kali Angke Jadi Prioritas Pemkot Tangerang Menanggulangi Banjir

Dalam pengangkutan, sebanyak 258 armada dikerahkan, tetapi kondisinya sudah beberapa truk yang mengalami kerusakan.

Untuk menanggulangi hal tersebut perlu menggunakan teknologi pengelolaan sampah. Sebab, saat ini TPA Jatiwaringin masih belum secara teknologi atau pengelolaannya sampahnya bersistem open dumping.

Ke depannya penanganan sampah di TPA Jatiwaringin akan ditangani langsung oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bekerja sama dengan mitra pemerintah daerah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill