Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 38 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) telah terjadi di Kabupaten Tangerang sepanjang Januari hingga Oktober 2022.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang, Asep Suherman.
Menurutnya, angka tersebut justru mengalami penurunan dibanding tahun sebelumya, yakni 2021.
“Kalau dibanding kasus di tahun lalu terjadi penurunan. Di bulan yang sama (Januari sampai Oktober) tahun 2021 ada 50 kasus," katanya seperti dikutip dari tempo.co, Selasa, 25 Oktober 2022.
Asep membeberkan, kasus KDRT pemicunya selalu sama dari tahun ke tahun, selalu seputar kurangnya komunikasi antar pasangan hingga ke masalah faktor ekonomi.
Lebih lanjut, dari 38 kasus tersebut ditemukan sebanyak 24 kekerasan berupa fisik, sementara 12 kasus berupa kekerasan psikis. Mirisnya, dari jumlah korban KDRT tersebut tak banyak yang melapor ke polisi meski sebelumnya telah direkomendasikan mengenai kepastian hukum.
Menanggapi kasus tersebut, DP3A Kabupaten Tangerang bersama stakeholder terkait telah berupaya memberikan pendampingan kepada para korban KDRT dengan memberikan pemulihan trauma.
Selain itu, upaya mediasi pun dilakukan dengan cara memanggil pihak pelaku dalam hal ini biasanya pihak suami dengan melibatkan mediator professional.
Asep menjelaskan, kini pihaknya telah membuka Aplikasi Sisabar sebagai wadah pelayanan pelaporan masyarakat, tetapi tidak mengungkap secara publik. Kemudian dalam pelayan itu terdapat bantuan konsultasi psikologi bagi korban. Program tersebut dibuat dalam rangka demi meminimalisir kasus KDRT di Kabupaten Tangerang.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGPercepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews