Connect With Us

Minimalisir KDRT, Kader Aisyiyah di Banten Ikuti Pelatihan Paralegal

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 12:08

Kegiatan pelatihan paralegal bagi kader Aisyiyah Banten untuk meminimalisir persoalan hukum di Aula Jenderal Sudirman, Gedung UMT, Cikokol, Kota Tangerang, Sabtu, 22 Oktober 2022. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Para kader Aisyiyah Banten diberikan pelatihan paralegal untuk mambantu menekan persoalan hukum salah satunya terkait meminimalisir kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Pelatihan paralegal yang diinisiasi Pengurus Pimpinan Wilayah Aisyiyah Banten tersebut dibuka langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Ahmad Amarullah di Aula Jenderal Sudirman, Gedung UMT, Cikokol, Kota Tangerang, Sabtu, 22 Oktober 2022.

Pelatihan paralegal bertema meningkatkan kualitas anggota dalam menangani perkara hukum ini diikuti sebanyak 106 kader Muhammadiyah yang didominasi dari Aisyiyah Banten. Mereka mendapatkan pelatihan paralegal dari narasumber yang kompeten di bidang hukum.

Lihat juga: Rumah Tangga Rizky Billar-Lesti Kejora di Ujung Tanduk, Ini Penyebab dan Cara Hadapi Perselingkuhan

"Kegiatan pelatihan paralegal ini untuk ibu-ibu Aisyiyah. Jadi, diberikan pemahaman, pengertian, pembelajaran, bagaimana menjadi paralegal yang mengerti tentang masalah-masalah kaitan hukum untuk membantu masyarakat atau warga Aisyiyah yang punya masalah, baik keluarga maupun masyarakat," ujar Rosyati, Ketua Majelis Hukum dan HAM Pengurus Wilayah Aisyiyah Banten.

Rosyati mengatakan, saat ini cukup banyak kasus KDRT maupun kekerasan anak dan kekerasan perempuan. Menurut data dari KemenPPPA, hingga Oktober 2022, sudah ada 18.261 kasus KDRT di seluruh Indonesia, sebanyak 79,5% atau 16.745 korban adalah perempuan. 

Baca juga: Cabut Laporan KDRT, Lesti Kejora: Alasannya Anak Saya

Terlebih, beberapa waktu terakhir kasus KDRT dari pasangan artis Rizky Billar dan Lesti Kejora sempat mencuat. Bahkan kasus KDRT sempat dibuat sebagai candaan atau prank konten oleh pasangan artis Baim Wong dan Paula Verhoeven.

"Sekarang kan banyak kasus KDRT. Ada yang sampai dengan melukai, ada juga sampai viral. Jadi, kita harus bergerak, harus melakukan, membantu mereka (korban KDRT-red), jadi ibu-ibu Aisyiyah dibekali paralegal," ungkap Rosyati.

Baca juga: Derita Istri Korban KDRT di Kota Tangerang, Dihajar hingga Alat Kelaminnya Disemprot

Melalui pelatihan paralegal ini, kata Rosyati, diharapkan para kader Muhammadiyah dari Aisyiyah di Banten bisa mampu mengambil peran dalam meminimalisir persoalan-persoalan hukum terutama kasus KDRT maupun kekerasan pada anak atau perempuan.

"Diharapkan bisa mendampingi masyarakat yang punya masalah, misalkan KDRT gimana ini jangan sampai terjadi perceraian, kalau berkelahi didampingi, jangan sampai bercerai. Kalau semua orang baikan, maka dunia jadi damai," pungkasnya. 

TANGSEL
Pemkot Tangsel Luncurkan Portal Datara, Warga Bisa Cek Desil dan Bansos

Pemkot Tangsel Luncurkan Portal Datara, Warga Bisa Cek Desil dan Bansos

Kamis, 10 September 2026 | 17:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meluncurkan Datara (Data Rakyat Tangerang Selatan), yaitu portal data sosial ekonomi terintegrasi yang dirancang untuk mendukung perencanaan hingga evaluasi pembangunan agar lebih tepat sasaran.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

NASIONAL
Rekening Gratis untuk Warga 17 Tahun Bakal Jadi Jalur Baru Penyaluran Bansos

Rekening Gratis untuk Warga 17 Tahun Bakal Jadi Jalur Baru Penyaluran Bansos

Kamis, 10 September 2026 | 17:09

Pemerintah tengah menyiapkan skema baru dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui rekening bank yang diberikan secara gratis kepada masyarakat Indonesia berusia 17 tahun ke atas.

BISNIS
Pola Belanja Berubah, Konsumen Ritel Lebih Pilih Harga Murah Dibanding Merk

Pola Belanja Berubah, Konsumen Ritel Lebih Pilih Harga Murah Dibanding Merk

Kamis, 10 September 2026 | 17:06

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyoroti adanya dinamika dan pergeseran pola belanja konsumen di sektor ritel saat ini.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill