Connect With Us

Puncak Hujan Berisiko Bencana, Petugas Gabungan di Tangerang Siaga

Dimas Wisnu Saputra | Senin, 31 Oktober 2022 | 16:52

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat. (Dimas Wisnu Saputra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Petugas gabungan di Tangerang Raya akan menggelar apel kesiapsiagaan untuk menanggapi puncak musim hujan yang berisiko bencana.

Apel kesiapsiagaan bencana yang melibatkan petugas BPBD dari Tangerang Raya, BPBD Kabupaten Bogor, Polresta Tangerang, dan Kodim 0510 tersebut akan digelar di Lapangan Maulana Yudha Tigaraksa, Kabupaten Tangerang pada Selasa, 1 Oktober 2022.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat mengatakan, pihaknya menerima informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah 2 Ciputat bahwa pada Oktober, November, dan Desember 2022 menjadi puncak musim hujan.

"Semua kita undang, dan hujan itu bisa juga sampai Januari, tapi biasanya di-update juga oleh BMKG untuk perubahan," ujarnya kepada TangerangNews, Senin, 31 Oktober 2022.

Baca juga: Gempa M 4,7 Guncang Cilacap, BPBD Ungkap Dampaknya

Puncak musim hujan itu berpotensi bencana seperti banjir. Adapun Kabupaten Tangerang disebut menjadi wilayah rawan banjir. Menurut Ujat, untuk mengurangi risiko bencana, pihaknya melakukan kesiapsiagaan.

"Besok kita adakan apel siaga bencana. Setelah itu kita simulasi kesiapsiagaan bencana khususnya banjir oleh petugas petugas yang ahli di bidangnya," katanya.

Ujat menyatakan, kesiapsiagaan dilakukan untuk memastikan bahwa petugas maupun peralatan untuk siap sedia menangani bencana.

"Jangan sampai ketika nanti waktunya, perahu yang dibutuhkan kempes, rusak. Dengan adanya apel ini semua kita cek peralatan," pungkasnya.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:53

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill