Connect With Us

Mayat Pria di Sungai Solear Tangerang Sopir Taksi Online, Diduga Dibunuh Lalu Mobilnya Dicuri

Dimas Wisnu Saputra | Jumat, 18 November 2022 | 15:26

Petugas Kepolisian mengevakuasi mayat di bawah jembatan aliran sungai perbatasan Kampung Pala, Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Selasa 15 November 2022. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Identitas mayat pria yang ditemukan di aliran sungai perbatasan Kampung Pala, Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, pada Selasa 15 November 2022, terungkap. 

Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Zamrul Aini mengatakan korban berinisial A, 37, warga Cikande, Kabupaten Tangerang. Ia berprofesi sebagai sopir taksi online.

"Kita menduga dia dibunuh," ucap Zamrul kepada Tangerangnews.com saat ditemui di ruangannya, Jumat, 18 November 2022.

Baca Juga: Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Warga di Sungai Solear Tangerang, Wajahnya Luka

Terakhir korban meninggalkan rumah pada Minggu dengan memakai baju putih dan jeans biru. Setelah itu, pada malam harinya para saksi sudah lost kontak dengan korban.

"Terus ditemukanlah mayatnya, kita periksa secara kasat mata ada seperti jeratan dileher, tulang leher patah dan beberapa luka di kepala," katanya.

Pihak kepolisian masih mendalami hal tersebut. Namun Zamrul menyebut sudah memiliki titik terang terkait kasus ini.

"Pembunuhan dengan pencurian kendaraan masih kita dalami, doain ada titik terang dan pelaku segera ditangkap," singkatnya.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill