Pelaku penggelapan mobil taksi online terekam CCTV di hotel kawasan Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)
TANGERANGNEWS.com-Tri Stiawan, sopir taksi online yang mobilnya dibawa kabur penumpang saat menginap di Hotel Tangerang telah melaporkan kasus itu ke Polres Metro Tangerang Kota, pada Selasa 14 Juni 2022.
Namun setelah sepekan membuat laporan, warga Ponorogo ini mengaku belum ada titik terang atas kasus yang dialaminya.
"Iya, saya sudah laporan polisi. Harapannya ya pelaku dan unit segera ditemukan. Nanti saya kabari kalau ada perkembangan," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa 21 Juni 2022.
Dalam laporannya, korban memperkarakan dengan tindak pidana penipuan atau penggelapan mobilnya bernopol AE-1445-VB sesuai Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP.
Diketahui sebelumnya, kejadian ini bermula saat korban mendapatkan order dari penumpang bernama Bayu melalui aplikasi.
Titik penjemputan berada di kawasan Ponorogo, dengan tujuan RSUD di Surakarta, pada Sabtu 11 Juni 2022, sekitar pukul 23.00 WIB.
Setelah sampai di lokasi, pelaku mengaku jenazah rekan yang akan ditengoknya sudah dibawa ke Jakarta. Akhirnya korban mengantar pelaku menuju Jakarta, dengan sistem rental alias tanpa melalui aplikasi. Pelaku menawarkan bayaran Rp500 ribu, belum termasuk biaya bensin dan tol.
Saat perjalanan menuju Jakarta, korban bersama penumpangnya kelelahan sehingga sempat beristirahat di Hotel Tangerang, Jalan Otista, Gerendeng, Kota Tangerang.
Namun, ketika korban terbangun, mobilnya sudah dibawa kabur oleh penumpangnya tersebut.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berencana menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan, menyusul banyaknya kebakaran dan kekurangan air bersih akibat fenomena El Nino Godzilla yang melanda wilayah tersebut.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""