Connect With Us

Lagi Tawuran Ditinggal, 2 Remaja Ditangkap Warga di Pakuhaji Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 27 Desember 2022 | 12:46

Ilustrasi tawuran. (Antara / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dua remaja pelaku tawuran ditangkap warga di Jalan Raya Pakuhaji, Desa Sukadiri, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Senin 26 Desember 2022, malam. Kedua pelaku yang berinisial JMM dan AS ini, ditinggal kelompoknya lantaran sepeda motornya mogok.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi menjelaskan, awalnya kedua remaja tersebut berangkat dari Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang bersama dua rekannya menggunakan dua sepeda motor, untuk ngopi di wilayah Sepatan, Kabupaten Tangerang.

"Saat di Taman Kota Sepatan sekitar pukul 12.00 WIB, mereka dijemput oleh rekan lainnya sebanyak lima orang. Lalu diajak ke Desa Sarakan, Sepatan," ungkapnya, Selasa 27 Desember 2022.

Di lokasi tersebut ternyata sudah berkumpul teman lainnya hingga total berjumlah 15 orang. Mereka sempat minum miras dan mengkonsumsi obat terlarang.

Sambil pesta miras, mereka membuka akun Instagram kelompok mereka bernama Independen 28 Sepatan. Selanjutnya janjian dengan kelompok lain, yakni akun Original Pisangan Cicere Sepatan untuk tawuran.

Sesuai kesepakatan, 15 orang remaja itu kemudian menuju Jalan Raya Pakuhaji, Desa Sukadiri, berboncengan dengan 9 sepeda motor.

"Tawuran pun terjadi, di antara mereka ada yang membawa 3 senjata tajam clurit dan stik golf," terang Zain.

Warga yang geram berusaha membubarkan aksi tawuran dan mengejar para pelaku. Bahkan dua warga yang sempat tergores senjata tajam ketika diserang pelaku.

Para remaja lari berhamburan menyelamatkan diri masing-masing. Namun, JMM dan AS tertinggal karena motor yang digunakan tidak bisa dihidupkan alias mogok.

"Karena motornya mogok, dua remaja ini lari ke perkampungan warga, tepatnya di Desa Mekar Kondang, Kecamatan Sukadiri dan berhasil diamankan oleh sejumlah warga," paparnya.

Kemudian, petugas Polsek Pakuhaji dipimpin Kapolsek Kompol I Gusti Mohamad Sugiarto yang mendapatkan informasi langsung menuju TKP dan berhasil mengamankan mereka. Keduanya langsung dibawa ke Polsek Pakuhaji untuk dimintai keterangan.

"Kasus ini masih terus kita kembangkan untuk mencari pelaku lainnya yang membawa sajam, karena keduanya tidak ditemukan adanya senjata tajam," Zain.

PROPERTI
Gandeng UI, Pengembang Rumah Subsidi MGK Serang Sulap Kawasan Hunian Jadi Laboratorium Riset

Gandeng UI, Pengembang Rumah Subsidi MGK Serang Sulap Kawasan Hunian Jadi Laboratorium Riset

Kamis, 18 Juni 2026 | 11:51

Pengembang perumahan bersubsidi Perumahan Mulia Gading Kencana (MGK) Serang, PT Infiniti Triniti Jaya (Infiniti Land) berkolaborasi dengan dunia akademik melalui kerja sama penelitian bersama Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan

KAB. TANGERANG
Sempat Diwarnai Penolakan, Pembongkaran 81 Lapak di Cisoka Berlanjut Usai Tuntutan Pedagang Disepakati

Sempat Diwarnai Penolakan, Pembongkaran 81 Lapak di Cisoka Berlanjut Usai Tuntutan Pedagang Disepakati

Jumat, 19 Juni 2026 | 13:25

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mulai merelokasi 81 pedagang di bekas Tempat Penampungan Pasar Sementara (TPPS) di Jalan Raya Megu, Kecamatan Cisoka, ke Pasar Tradisional Cisoka, pada Kamis 18 Juni 2026.

BISNIS
Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang

Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:50

Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.

KOTA TANGERANG
Dihibahkan Kemenkum, 6,3 Hektare Lahan di Kota Tangerang Bakal Jadi Sekolah Rakyat

Dihibahkan Kemenkum, 6,3 Hektare Lahan di Kota Tangerang Bakal Jadi Sekolah Rakyat

Kamis, 18 Juni 2026 | 20:31

Kementerian Sosial (Kemensos) resmi menerima hibah lahan seluas kurang lebih 6,3 hektare atau sekitar 63.000 meter persegi dari Kementerian Hukum (Kemenkum).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill