Program 3 Juta Rumah Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah Reforma Agraria
Minggu, 3 Mei 2026 | 09:13
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pemuda berinisial BJ, 23, ditemukan dengan keadaan luka-luka di sebuah gubuk di Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Minggu 22 1 Januari 2023. Setelah ditelusuri ternyata korban tewas akibat dianiaya.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sigit Dany Setiyono menerangkan, awalnya pihaknya mendapat laporan bahwa warga menemukan seorang pria yang sudah meninggal dunia di sebuah gubuk.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan mendatangi TKP dan melakukan identifikasi, karena jenazah pria itu tidak terdapat identitas.
"Dari hasil identifikasi Tim Inafis Polresta Tangerang, ditemukan beberapa luka di bagian kepala, badan, dan tangan korban, sehingga patut diduga korban meninggal akibat penganiayaan oleh sejumlah orang," tutur Sigit, Senin 23 Januari 2023.
Selain itu, dari keterangan saksi, sebelumnya korban dibawa oleh sekitar 4 orang dengan 2 sepeda motor. Kemudian korban ditinggal begitu saja di gubuk itu.
Polisi pun bergerak cepat untuk mengungkap kasus itu. Setelah melakukan penyelidikan, hanya dalam waktu sehari, polisi berhasil mendapat mengungkap identitas korban yakni BJ, pemuda berusia 23 tahun.
Dari ssitu petugas juga membekuk terduga pelaku penganiayaan yakni tersangka AM. Dia ditangkap di rumahnya di Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang pada Senin 23 Januari 2023.

"Berdasarkan keterangan tersangka AM, mengakui telah menganiaya korban dan tersangka melakukan aksinya bersama temannya pada Minggu 22 Januari 2023, pukul 04.00 WIB," papar Sigit.
Saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan mendalam. Selain itu, polisi juga masih memburu tersangka lainnya.
Rencana pembangunan 3 juta rumah yang dijalankan pemerintah dinilai belum sepenuhnya menyentuh persoalan mendasar terkait reforma agraria.
TODAY TAGPresiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
CellScience yang telah berdiri sejak 2015 terus memperluas jangkauannya dengan membuka cabang ketujuh di kawasan BSD City, tepatnya di Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews