Connect With Us

Bikin Macet, Bazar di Jalan Umum Teluknaga Tangerang Dikeluhkan Warga

Dimas Wisnu Saputra | Minggu, 26 Maret 2023 | 02:59

Kemacetan akibat bazar Ramadan di sepanjang area Jalan Utama Komplek Mutiara Garuda, Desa Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Sabtu 25 Maret 2023, petang. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah masyarakat mengeluhkan kegiatan bazar Ramadan yang berada di sepanjang area Jalan Utama Komplek Mutiara Garuda, Desa Kampung Melayu Timur, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Sabtu 25 Maret 2023.

Pasalnya bazar tersebut mengambil sebagian jalan utama sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Warga setempat Yandri mengatakan, kegiatan bazar itu sudah jelas membuat fungsi jalan terganggu. Akibatnya, arus lalu lintas tersendat dan menimbulkan kemacetan panjang.

"Mereka bikin kegiatan di jalan utama dengan tenda kerucut berjejer sepanjang hampir 500 meter kurang lebih. Sudah jelas ganggu fungsi jalan bikin kemacetan panjang," kata Yandri.

Ia menegaskan, pengelola bazar bukan hanya bisa dijerat sanksi administratif, tapi juga sanksi pidana akibat mengganggu akses jalan umum.

"Ini melanggar Pasal 12 Juntco Pasal 63 UU No 38/2004 tentang Jalan. Ancaman hukumannya 18 bulan dan denda Rp1,5 miliar," tegas Yandri yang juga berprofesi sebagai pengacara itu.

Di sisi lain, Yandri menyesalkan sikap kurang tegas dari pemerintah daerah dan institusi penegak hukum. 

"Jika mengedepankan kepentingan umum, saya rasa tidak akan ada berjejer kegiatan yang tidak memiliki izin atau ilegal tersebut," sesalnya.

Seorang pengguna jalan, Puji juga mengeluhkan adanya kegiatan bazar di area Jalan Mutiara Garuda yang selalu dilintasi warga termasuk dirinya.

"Ini acara apa-apaan ya, kok bikin tenda di jalan umum. Ganggu kepentingan warga saja, sebelum ada acara begini saja udah padat, apalagi ini ada acara di jalan umum, emangnya tidak ada tempat lain ?" keluhnya.

Pengendara sepeda motor ini pun berharap, pemerintah daerah setempat melakukan tindakan tegas agar kegiatan seperti ini lebih ditata dan memihak kepentingan umum.

"Tolong dong Pak Bupati ambil tindakan tegas. Seperti ini kan ganggu jalan warga kepentingan umum. Ada tempatnya juga kalau buat bikin acara begini," kata Puji.

Sementara itu, sampai berita ini ditayangkan, pihak pengelola bazar ataupun instansi terkait saat dikonfirmasi belum bisa menjawab.

BANTEN
Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:30

Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan membuka akses nomor pribadinya, yakni 0811-1123-9696 bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill