KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- Warga negara asing (WNA) pelaku pengadangan mobil di Jalan Damai Foresta, Sampora, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang pada Kamis, 18 Mei 2023, pagi, ternyata mengalami gangguan kejiwaan.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kasi Humas Polres Tangsel Ipda Galih dalam keterangannya seperti dilansir dari detik.com pada Jumat, 19 Mei 2023.
"Menurut keterangan keluarga WNA tersebut yang disampaikan ke saksi, bahwa yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan," ujarnya.
Meski begitu, pihaknya belum menerima laporan terkait perbuatan onar yang dilakukan oleh WNA tersebut.
"Sementara belum ada warga masyarakat yang dirugikan atas kejadian tersebut yang melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cisauk. Atas kejadian tersebut Polsek Cisauk masih menyelidiki kejadian tersebut," katanya.
Ipda Galih menjelaskan, WNA tersebut berinisial KA, 44, berasal dari negara Sierra Leone, yakni negara yang berada di kawasan Afrika Barat.
Seperti diketahui, KA melakukan aksi mengadang mobil dalam kondisi bertelanjang dada dan hanya mengenakan celana pendek berwarna putih. Saat itu, para warga mengira KA tengah dalam pengaruh alkohol.
Aksinya itu sempat mengundang perhatian para pengendara yang melintas. Tak lama kemudian, KA dijemput pulang oleh keluarganya yang datang ke lokasi setelah sempat.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGAsosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bersama tim gabungan melakukan penyemprotan sejumlah ruas jalan untuk meminimalisir dampak sebaran abu vulkanik yang mengendap di badan jalan.
Sebanyak 1.422 siswa dan mahasiswa telah mengikuti program Srikandi Goes to School & Campus yang dijalankan PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN hingga semester I 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews