Persita Tumbang di Kandang Persebaya, Posisi Pendekar Cisadane Tergusur dari Lima Besar
Senin, 6 April 2026 | 12:01
Persita Tangerang gagal membawa pulang poin dari lawatan ke markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.
TANGERANGNEWS.com- Warga negara asing (WNA) pelaku pengadangan mobil di Jalan Damai Foresta, Sampora, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang pada Kamis, 18 Mei 2023, pagi, ternyata mengalami gangguan kejiwaan.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kasi Humas Polres Tangsel Ipda Galih dalam keterangannya seperti dilansir dari detik.com pada Jumat, 19 Mei 2023.
"Menurut keterangan keluarga WNA tersebut yang disampaikan ke saksi, bahwa yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan," ujarnya.
Meski begitu, pihaknya belum menerima laporan terkait perbuatan onar yang dilakukan oleh WNA tersebut.
"Sementara belum ada warga masyarakat yang dirugikan atas kejadian tersebut yang melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cisauk. Atas kejadian tersebut Polsek Cisauk masih menyelidiki kejadian tersebut," katanya.
Ipda Galih menjelaskan, WNA tersebut berinisial KA, 44, berasal dari negara Sierra Leone, yakni negara yang berada di kawasan Afrika Barat.
Seperti diketahui, KA melakukan aksi mengadang mobil dalam kondisi bertelanjang dada dan hanya mengenakan celana pendek berwarna putih. Saat itu, para warga mengira KA tengah dalam pengaruh alkohol.
Aksinya itu sempat mengundang perhatian para pengendara yang melintas. Tak lama kemudian, KA dijemput pulang oleh keluarganya yang datang ke lokasi setelah sempat.
Persita Tangerang gagal membawa pulang poin dari lawatan ke markas Persebaya Surabaya pada pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026.
TODAY TAGPemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mulai menggelar program Outbreak Response Immunization (ORI) secara serentak, guna memperkuat perlindungan kesehatan anak dari risiko penularan campak.
Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews