Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Memasuki perubahan cuaca dari musim hujan ke musim kemarau, warga Kabupaten Tangerang diimbau mewaspadai penyakit chikungunya akibat infeksi virus nyamuk Aedes Albopictus.
Sebab, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang telah menemukan beberapa kasus penyakit tersebut di wilayahnya.
"Karena sekarang sudah mulai rawan terjangkitnya penyakit chikungunya dan DBD," ucap Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang dr. Muchlis, Senin, 31 Juli 2023.
Muchlis meminta masyarakat untuk bisa lebih menjaga kebersihan lingkungan, mulai dari membersihkan ruangan rumah, halaman dan jangan buang sampah sembarangan.
Selain itu, pihaknya menghimbau masyarakat tetap peduli terhadap kebersihan lingkungan dan menggencarkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), guna terhindar penyakit chikungunya.
"Gejala chikungunya itu mirip dengan penyakit DBD seperti suhu tubuh panas, pusing, nyeri pada persendian, dan terjadi penurunan trombosit. Namun tidak terjadi pendarahan seperti gejala DBD," ujarnya.
Sementara terkait jumlah data kasus, Dinkes Kabupaten Tangerang belum dapat menyampaikan secara rinci, lantaran masih melakukan proses pendataan.
"Untuk laporan kasus memang tidak begitu meningkat chikungunya ini. Kemungkinan sama dengan kasus DBD seperti di tahun sebelumnya," kata dr. Muchlis.
Dia juga menambahkan chikungunya menjadi penyakit yang paling rawan terjadi pada saat perubahan cuaca, sehingga masyarakat harus melakukan antisipasi sedini mungkin.
TODAY TAGMenikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews