Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang tengah menyiapkan tim gerak cepat (TGC) untuk mewaspadai kejadian luar biasa (KLB), wabah penyakit menular virus Flu Burung Clade Baru di wilayah.
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr Sumihar Sihaloho mengatakan rangkaian pembentukan TGC ini ditunjukan sebagai meningkatkan kewaspadaan.
Kemudian, untuk pencegahan penyebaran penyakit Highly Pathohenic Acian Influenza (HPAI) Sub Type H5N1.
"Kita akan mengintensifkan tim surveilans dan Tim Gerak Cepat terutama dalam mendeteksi sinyal epidemilogi di lapangan," kata dr Mingky biasa disapa, kepada Tangerangnews.com, Selasa, 7 Maret 2023.
Ia menyebutkan, dalam memitigasi penyakit menular tersebut, dilakukan melalui koordinasi dengan instansi terkait kewaspadaan peningkatan kasus HPAI yang bersifat zoonosis.
Selain itu, pihaknya akan kembali mengaktifkan Partisipatory Disease Surveilans dan Respon (PDSR) dengan melakukan penelusuran dan merespons apabila ada laporan ditemukan kasus yang mengarah kepada Avian Influenza tersebut.
Selanjutnya, pihaknya akan melakukan kesiap-siagaan dari sisi klinis fasilitas kesehatan termasuk di rumah sakit (RS), Puskesmas, klinik hingga organisasi profesi terkait kesehatan.
"Sejumlah fasilitas kesehatan disiagakan untuk penatalaksanaan kasus suspek flu burung sesuai dengan pedoman yang berlaku. Meningkatkan kapasitas laboratorium untuk pemeriksaan sampel dari kasus dengan suspek," katanya.
Hingga saat ini, kata dia, kasus Flu Burung Clade Baru di Kabupaten Tangerang sendiri masih belum terdeteksi. Namun, hal itu perlu dilakukan mitigasi komprehensif.
"Untuk kasus sejauh ini kita belum temukan, namun kami terus pantau dan koordinasi terkait perkembangan kasus ini," ujarnya.
Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Kemudian, pihaknya meminta melaporkan kepada petugas kesehatan setempat bila ada kematian unggas secara mendadak dalam jumlah yang banyak.
"Apabila masyarakat mengalami gejala Flu Burung dan ada riwayat kontak dengan faktor risiko ke fasilitas kesehatan terdekat," pungkasnya.
TODAY TAGHampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
Rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita mulai dibahas pemerintah. Saat ini, HET masih berada di angka Rp15.700 per liter dan belum mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir.
Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews