Connect With Us

Dinkes Kabupaten Tangerang Siapkan Tim Gerak Cepat Cegah Virus Flu Burung Baru

Dimas Wisnu Saputra | Selasa, 7 Maret 2023 | 15:31

Kepala Bidang Pengendalian dan Penanganan Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang Sumihar Sumiloho. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang tengah menyiapkan tim gerak cepat (TGC) untuk mewaspadai kejadian luar biasa (KLB), wabah penyakit menular virus Flu Burung Clade Baru di wilayah.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr Sumihar Sihaloho mengatakan rangkaian pembentukan TGC ini ditunjukan sebagai meningkatkan kewaspadaan.

Kemudian, untuk pencegahan penyebaran penyakit Highly Pathohenic Acian Influenza (HPAI) Sub Type H5N1.

"Kita akan mengintensifkan tim surveilans dan Tim Gerak Cepat terutama dalam mendeteksi sinyal epidemilogi di lapangan," kata dr Mingky biasa disapa, kepada Tangerangnews.com, Selasa, 7 Maret 2023.

Ia menyebutkan, dalam memitigasi penyakit menular tersebut, dilakukan melalui koordinasi dengan instansi terkait kewaspadaan peningkatan kasus HPAI yang bersifat zoonosis. 

Selain itu, pihaknya akan kembali mengaktifkan Partisipatory Disease Surveilans dan Respon (PDSR) dengan melakukan penelusuran dan merespons apabila ada laporan ditemukan kasus yang mengarah kepada Avian Influenza tersebut. 

Selanjutnya, pihaknya akan melakukan kesiap-siagaan dari sisi klinis fasilitas kesehatan termasuk di rumah sakit (RS), Puskesmas, klinik hingga organisasi profesi terkait kesehatan. 

"Sejumlah fasilitas kesehatan disiagakan untuk penatalaksanaan kasus suspek flu burung sesuai dengan pedoman yang berlaku. Meningkatkan kapasitas laboratorium untuk pemeriksaan sampel dari kasus dengan suspek," katanya. 

Hingga saat ini, kata dia, kasus Flu Burung Clade Baru di Kabupaten Tangerang sendiri masih belum terdeteksi. Namun, hal itu perlu dilakukan mitigasi komprehensif. 

"Untuk kasus sejauh ini kita belum temukan, namun kami terus pantau dan koordinasi terkait perkembangan kasus ini," ujarnya. 

Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). 

Kemudian, pihaknya meminta melaporkan kepada petugas kesehatan setempat bila ada kematian unggas secara mendadak dalam jumlah yang banyak. 

"Apabila masyarakat mengalami gejala Flu Burung dan ada riwayat kontak dengan faktor risiko ke fasilitas kesehatan terdekat," pungkasnya.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

NASIONAL
BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

BPJS Kesehatan Masih Tunggu Keputusan Pemerintah Soal Pemutihan Tunggakan Rp14 Triliun

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:44

Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill