Connect With Us

Warga Cipondoh Tangerang Tewas Terserang Flu Burung

Sumber Kompas | Kamis, 26 Maret 2015 | 18:17

Flu Burung di RSUD Kabupaten Tangerang. (tangerangnews / dens)

 

TANGERANG-Seorang pria berinisial N (40) dan anaknya yang berusia 2 tahun meninggal dunia karena terinfeksi virus flu burung. Warga Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten itu dinyatakan positif flu burung H5N1.

“Iya, jadi hasil laboratorium baru tadi pagi itu memang positif. Kasusnya ini tepatnya di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang,” ujar Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan HM Subuh, Kamis (26/3/2015).

N diketahui meninggal dunia di rumah sakit pada Selasa (24/3/2015) pukul 16.30 WIB.  Subuh mengatakan, N sempat mengalami panas, kemudian sesak napas hingga kondisinya memburuk.

Kemudian, menyusul anaknya pada pagi hari ini sekitar pukul 04.00 WIB. Anak N juga sempat dirawat di rumah sakit, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Persahabatan Jakarta. Namun, nyawanya pun tak tertolong.

“Waktu di rumah sakit sudah ada kecurigaan dari dokter yang merawat dia. Kemudian darahnya diambil,  sampel kita kirim ke litbangkes dan membutuhkan waktu satu sampai dua hari,” jelas Subuh.

Subuh meminta masyarakat untuk tidak resah. Saat ini, Kementerian Kesehatan bersama dinas terkait sedang melakukan investigasi di lingkungan tempat tinggal, lingkungan sekitar, hingga rumah sakit.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill