Produksi Padi Banten Tembus 1,8 Juta Ton di Tahun 2025
Rabu, 7 Januari 2026 | 21:21
Provinsi Banten mencatatkan progres signifikan di sektor ketahanan pangan sepanjang tahun 2025.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Pemberdayaan, Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 40 anak menjadi korban kekerasan periode Januari hingga Juli 2023.
Kepala DP3A Kabupaten Tangerang Asep Suherman mengungkapkan, puluhan kasus kekerasan yang dialami anak-anak tersebut berupa kekerasan fisik, dan kekerasan seksual.
“Ada juga orang tua yang memperlakukan anaknya kurang baik,” katanya di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, saat perayaan Hari Anak Nasional, Kamis, 3 Agustus 2023.
Asep menyebut, kekerasan yang dialami oleh anak menyumbang angka terbesar dalam jumlah kasus kekerasan yang diterima oleh pihaknya.
Di mana pada periode Januari hingga Juli 2023, tercatat 78 kasus kekerasan yang dialami baik oleh anak maupun perempuan.
“Jumlah kasus yang kita terima sampai saat ini 78 kasus, 40 kasusnya terjadi pada anak,” sebutnya.
Asep melanjutkan, dalam mengantisipasi kekerasan pada anak-anak tersebut. Pihaknya mengadakan webminar yang dihadiri oleh 800 orang.
"Dalam rangka Hari Anak Nasional kemarin kita adakan webminar. Kita siapkan narasumber/psikolog, dalam gadget jangan sampai anak-anak membuka hal-hal yang tidak baik," pungkasnya.
Provinsi Banten mencatatkan progres signifikan di sektor ketahanan pangan sepanjang tahun 2025.
TODAY TAGPersita Tangerang resmi menambah amunisi baru pada bursa transfer paruh kedua BRI Super League 2025/2026 dengan mendatangkan gelandang asal Spanyol, Ramon Bueno.
Kenaikan upah minimum kota/kabupaten (UMK) Tangerang pada 2026 dinilai berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di sejumlah perusahaan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews