Connect With Us

4 Suporter Luka Memar Akibat Kericuhan Pertandingan Sepak Bola Tarkam di Jayanti Tangerang

Dimas Wisnu Saputra | Senin, 14 Agustus 2023 | 15:25

Ilustrasi perkelahian. (@TangerangNews / Sindo)

TANGERANGNEWS.com-Suporter sepak bola dari Desa Pasir Gintung dan Desa Pangkat, di Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, saling baku hantam dalam pertandingan tarkam di Kampung Ranca Leutik.

Peristiwa keributan tersebut terjadi pada Minggu, 13 Agustus 2023 malam. Akibat keributan itu empat suporter Desa Pasir Gintung mengalami luka memar. 

"Informasi dari Babinsa Pasir Gintung, korban ada 4 luka memar," kata Subhan, Sekertaris Camat (Sekcam) Jayanti kepada Tangerangnews.com. Senin, 14 Agustus 2023.

Baca juga: Ditutup Penampilan Kangen Band, DigiFest 2023 Sukses Meriahkan HUT RI di Kota Tangerang

Subhan menjelaskan, terkait terjadinya insiden tersebut, pihaknya telah memediasi kedua belah pihak.

"Langsung di mediasi semalam dipimpin oleh Pak Camat beserta aparatur baik TNI dan Polsek, yang jelas sudah diselesaikan secara damai," jelasnya.

Sementara itu, AKP Eddy Sumantri saat dikonfirmasi belum ada tanggapan terkait kronologis keributan antar suporter sepak bola tarkam tersebut.

NASIONAL
Pakar Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Penuh Kejanggalan

Pakar Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Penuh Kejanggalan

Kamis, 7 Mei 2026 | 13:13

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menyinggung sejumlah kejanggalan di balik pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 yang mencapai 5,61 persen.

TANGSEL
RTRW Tangsel Disahkan, DPRD Wanti-wanti Banjir dan Masalah Lingkungan Kian Mendesak

RTRW Tangsel Disahkan, DPRD Wanti-wanti Banjir dan Masalah Lingkungan Kian Mendesak

Rabu, 6 Mei 2026 | 19:35

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill