Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Suporter sepak bola dari Desa Pasir Gintung dan Desa Pangkat, di Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, saling baku hantam dalam pertandingan tarkam di Kampung Ranca Leutik.
Peristiwa keributan tersebut terjadi pada Minggu, 13 Agustus 2023 malam. Akibat keributan itu empat suporter Desa Pasir Gintung mengalami luka memar.
"Informasi dari Babinsa Pasir Gintung, korban ada 4 luka memar," kata Subhan, Sekertaris Camat (Sekcam) Jayanti kepada Tangerangnews.com. Senin, 14 Agustus 2023.
Baca juga: Ditutup Penampilan Kangen Band, DigiFest 2023 Sukses Meriahkan HUT RI di Kota Tangerang
Subhan menjelaskan, terkait terjadinya insiden tersebut, pihaknya telah memediasi kedua belah pihak.
"Langsung di mediasi semalam dipimpin oleh Pak Camat beserta aparatur baik TNI dan Polsek, yang jelas sudah diselesaikan secara damai," jelasnya.
Sementara itu, AKP Eddy Sumantri saat dikonfirmasi belum ada tanggapan terkait kronologis keributan antar suporter sepak bola tarkam tersebut.
TODAY TAGPeringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
Pecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews