Bocah Perempuan di Cipondoh Diduga Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Polisi Buru Pelaku
Senin, 4 Mei 2026 | 21:19
Jagat media sosial dihebohkan dugaan pemerkosaan yang menimpa seorang bocah perempuan berinisial D di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com- Aksi kericuhan suporter kembali terjadi, kali ini gesekan antara suporter Persis Solo dengan Persib Bandung dalam laga lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Selasa 4 April 2023, malam.
Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan, kericuhan bermula saat pihak suporter Persis berusahan mendekati suporter Persib, nsmun upaya tersebut dihalangi oleh steward (pihak keamanan) yang bertugas.
Akibat miskomunikasi antara suporter Persis Solo dengan steward sempat menimbulkan gesekan antar keduanya, tetapi gesekan itu berhasil diredam sehingga tidak melebar ke suporter Persib.
"Tadi ada gesekan suporter dengan steward. Namun, segera kami atasi dan langkah-langkah preventif sehingga situasi bisa dikendalikan," kata Iman Imanuddin di Bogor seperti dikutip dari okezone.com, Rabu 5 April 2023.
Dampak kericuhan itu menyebabkan sejumlah kursi penonton mengalami kerusakan, namun Iman menegaskan tidak ada pihak suporter yang ditangkap.
Iman pun menyatakan pihaknya sempat kecolongan terkait beberapa suporter yang membawa kembang api ke tribun penonton.
"Tidak sempat (saling lempar suporter) karena langsung kami pisahkan. (Soal kembang api) itu menjadi koreksi kami dalam pengamanan berikutnya,"imbuhnya.
Kedua suporter sempat saling beradu lempar kembang api dari bangku penonton, situasi kian memanas dan mulai mencekam selama beberapa menit.
Ketegangan itu berujung pada ditundanya pertandingan pada menit ke-76, lima menit berselang laga kembali dilanjutkan usai pihak keamanan berhasil meredam situasi serta stadion yang mulai kondusif lantaran kedua suporter menahan diri.
TODAY TAGJagat media sosial dihebohkan dugaan pemerkosaan yang menimpa seorang bocah perempuan berinisial D di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Peristiwa mencekam terjadi di Jalan Jombang Raya, Gang Buntu, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Minggu 3 Mei 2026 siang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews