Connect With Us

Kerap Bakar Sampah, 10 Pengelola TPS Liar di Sindang Jaya Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Dimas Wisnu Saputra | Kamis, 24 Agustus 2023 | 19:08

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLHK Kabupaten Tangerang Syamsul Romli, Kamis 24 Agustus 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 10 pengelola Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang dilaporkan ke polisi.

Laporan itu dibuat Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang ke Polresta Tangerang.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLHK Kabupaten Tangerang Syamsul Romli mengatakan pihaknya melaporkan pengelola TPS liar tersebut ke polisi, pada Selasa 22 Agustus 2023.

laporan itu merupakan arahan langsung dari Bupati Tangerang yang meminta, agar para pembakar sampah di wilayahnya ditindak secara hukum.

"Laporan tadi atas arahan pimpinan terkait masalah penanganan sampah di Kecamatan Sindang Jaya," katanya, Kamis, 24 Agustus 2023.

Adapun 10 pengelola TPS itu tersebar di wilayah Sindang Jaya seperti di Kampung Senin, Kampung Kendal, Kampung Lalapin di Desa Sindang Panon, dan Kampung Dumpit Desa di Sindang Jaya.

Syamsul menjelaskan, laporan ke pihak Kepolisian ini juga merupakan tindak lanjut dari penindakan yang dilakukan sejak 29 Mei 2023 lalu, idaman pengelola TPS liar telah sepakat agar tidak membakar sampah.

“Mereka sudah komitmen bahwa tidak akan melakukan pembakaran. Kita harus tegas melaporkan, karna kalau masih bandel juga kita laporkan,” tegasnya.

Saat ini pihaknya juga telah menerbitkan surat edaran kepada Kepada Desa atau Lurah untuk mengimbau warganya agar tidak membakar sampah.

Sebab maraknya aktivitas pembakaran sampah tersebut berimbas pada penurunan kualitas udara di Tangerang.

“Kita kemarin sudah bikin surat edaran dam mengimbau supaya jangan ada lagi yang masih bakar sampah,” pungkas Syamsu.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

TANGSEL
Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 22:54

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill