Connect With Us

Sudah 2 Pekan Belum Ada Hasil Lab Air Sungai Cimanceuri Tangerang

Dimas Wisnu Saputra | Minggu, 8 Oktober 2023 | 22:57

Kondisi Sungai Cimanceuri Kabupaten Tangerang yang berwarna hitam pekat, Rabu 13 September 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang masih menunggu hasil  laboratorium dalam dugaan pencemaran di Sungai Cimanceuri.

Padahal, waktu uji laboratorium tersebut hanya 14 hari kerja. Namun dari awal pengambilan sampel air pada Senin, 18 September 2023 hingga 9 Oktober 202 atau 19 hari kerja, belum juga menunjukkan hasil.

Bidang Hukum Lingkungan (BHL) Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL), Sandi mengatakan pihaknya masih menunggu dari pihak laboratoriumnya.

"Saya masih menunggu dari pihak lab-nya," katanya kepada Tangerangnews.com saat dikonfirmasi, Senin 9 Oktober 2023.

Dia menyebut sampai saat ini pihaknya belum juga menerima hasil dari air yang dicek di laboratorium tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Sungai Cimanceuri Kabupaten Tangerang berwarna hitam pekat dan bau, diduga akibat tercemar limbah pabrik di kawasan industri setempat.

Diketahui sungai tersebut melintasi tiga kecamatan yakni, Panongan, Cikupa dan Tigaraksa. Kondisi ini dikeluhakan warga yang rumahnya tidak jauh dari sungai.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill