Connect With Us

3 Terduga Pemerkosaan Siswi SMP di Tigaraksa Tangerang Tidak Ditahan, Ibu Korban Minta Keadilan

Dimas Wisnu Saputra | Selasa, 17 Oktober 2023 | 22:00

Ilustrasi pemerkosaan. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Warga Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang meminta keadilan untuk putrinya yang diduga telah menjadi korban pemerkosaan.

Ibu korban berinisial LN mengaku anaknya yang duduk di bangku kelas 3 SMP itu diperkosa empat pelaku.

Saat ini empat pelaku itu masih menghirup udara bebas dan tidak dilakukan penahanan oleh pihak Kepolisian setempat. Mereka berinisial D, A, Y dan L.

Peristiwa pemerkosaan kepada anaknya itu terjadi pada pada Kamis, 25 Mei 2023 lalu.

"Saya minta keadilan, masa depan anak saya hancur. Para pelaku ini belum ada yang ditahan sama Polisi," katanya, Rabu, 18 Oktober 2023.

LN menceritakan, sebelum diperkosa oleh ke empat pelaku, putrinya terlebih dahulu dicekoki minuman keras di beberapa lokasi.

Kemudian, setelah tidak berdaya, putrinya itu dipegangi tangannya dan disetubuhi secara bergantian.

Menurut keterangan LN, alasan Kepolisian belum melakukan penahanan karena tiga pelakunya masih di bawah umur, sehingga hanya dikenakan wajib lapor. 

Sedangkan, satu pelaku lainnya berstatus dalam pencarian orang (DPO) alias kabur.

Dia menyebut, dari ke empat pelaku itu, salah satu pelakunya adalah anak dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

"Sudah 5 bulan laporan saya. Apa harus bayar biar ini diproses sama polisi," sebutnya.

Sementara saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Arief Nazarudin Yusuf membenarkan bahwa tiga pelaku itu hanya dikenakan wajib lapor, karena masih berstatus di bawah umur.

Namun, pihaknya saat ini juga tengah memburu satu pelaku yang kabur.

"Kami sedang memburu pelaku yang dewasa, untuk lokasi telah kami identifikasi," pungkas Arief.

KAB. TANGERANG
Pembakar Sampah Liar di Kabupaten Tangerang Bisa Dipenjara 6 Bulan dan Denda Rp50 Juta

Pembakar Sampah Liar di Kabupaten Tangerang Bisa Dipenjara 6 Bulan dan Denda Rp50 Juta

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:27

Pemerintah Kabupaten Tangerang (Pemkab) Tangerang akan menindak tegas pelaku pembakaran sampah liar dengan menjerat hukuman penjara 6 bulan atau denda Rp50 Juta.

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

BANTEN
Kemarau Ekstrem, Pemprov Banten Kaji Penetapan Status Siaga Bencana Kekeringan

Kemarau Ekstrem, Pemprov Banten Kaji Penetapan Status Siaga Bencana Kekeringan

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:41

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berencana menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan, menyusul banyaknya kebakaran dan kekurangan air bersih akibat fenomena El Nino Godzilla yang melanda wilayah tersebut.

TANGSEL
Relokasi Kabel Semrawut ke Bawah Tanah di Tangsel Pakai Teknologi Pengeboran Horizontal

Relokasi Kabel Semrawut ke Bawah Tanah di Tangsel Pakai Teknologi Pengeboran Horizontal

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:01

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melanjutkan program penataan jaringan utilitas telekomunikasi melalui relokasi kabel udara ke saluran bawah tanah (ducting).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill