Connect With Us

Keji, Gadis Berkebutuhan Khusus Diculik dan Diperkosa 3 Pria di Kontrakan Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 10 Mei 2023 | 09:11

Tangkapan layar rekaman kamera CCTV seorang gadis berkebutuhan khusus menjadi korban penculikan di Jakarta Barat (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Seorang gadis di bawah umur berketubuhan khusus asal Jakarta Barat menjadi korban penculikan dan pemerkosaan oleh tiga pria yang dikenalnya lewat media sosial.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, peristiwa penculikan terjadi di Jalan Adhi Karya RT 07 RW 05, Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Jumat, 5 Mei 2023 sore.

Dua pelaku yang berboncengan awalnya sudah melakukan janji temu untuk mengajak korban berjalan-jalan dan makan. Lalu, korban dibawa ke sebuah kontrakan yang berada di kawasan Dadap, Kabupaten Tangerang untuk diperkosa secara bergilir.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Andri Kurniawan mengatakan, saat ini ketiga pelaku berinisial AB, IN, dan IM telah diamankan pihak kepolisian.

Kompol Andri menyebut, pelaku melakukan aksi penculikan tersebut murni untuk motif pemerkosaan dan dijadikan budak seks.

"Jadi, motifnya murni para pelaku ini berusaha ingin merudapaksa korban. Awalnya kenalan lewat medsos kemudian ngajak ketemu lalu diajak ke rumah kontrakan," ujar Andri.

Saat tiba di kontrakan, kata Andri, para pelaku terlebih dahulu menenggak minuman keras (miras) baru setelah itu merudapaksa korban.

Akibatnya, korban mengalami trauma berat dan tengah dalam pendampingan dari unit Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Atas kelakuan bejatnya, para pelaku dijerat Pasal 328 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara, dan Pasal 81 Ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill