Connect With Us

Dukung Pelayanan Adminduk, Pemkab Tangerang Launching Aplikasi Latinost Gemilang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 30 November 2023 | 00:12

Pemkab Tangerang launching Aplikasi Latinost Gemilang, di Hotel Yasmin, Binong, Curug, Kabupaten Tangerang, Rabu 29 November 2023 (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) melaunching aplikasi Latinost Gemilang.

Aplikasi tersebut berfungsi untuk mendukung pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) yang optimal kepada masyarakat. 

Launcing yang berlangsung di Hotel Yasmin, Rabu 29 November 2023 tersebut, bersamaan dengan sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No 17/2023 dan penandatanganan perjanjian kerja sama pemanfaatan data kependudukan. 

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kabupaten Tangerang CR Inton mengatakan aplikasi Latinost Gemilang juga merupakan inovasi dari bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan. 

APlikasi ini bermanfaat untuk menjaga data kependudukan lebih aman, nyaman dan tahan lama hingga dapat digunakan di manapun. Kendati demikian, aplikasi itu dapat dimanfaatkan oleh semua masyarakat Kabupaten Tangerang. 

“Untuk seluruh warga negara Indonesia, khusus untuk kita Kabupaten Tangerang. Kegunaan banyak sekali,” katanya. 

Pihaknya mempunyai target masyarakat yang memiliki KTP Digital sekitar 500 ribu. Disdukcapil pun terus menggencarkan untuk mencapai target tersebut.

“Mudah-mudahan di Kabid PIAK sudah berjuang siang dan malam, Sabtu Minggu kita akan mencapai target itu. Sekarang sudah 250-300 ribu,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Faranah menjelaskan, Latinost Gemilang artinya Aplikasi Surat Keterangan Kelahiran, Surat Keterangan Kematian dan Lainnya Online Sistem Terintegrasi Tangerang Gemilang.

Aplikasi ini untuk mengintegrasikan aplikasi OPD Pemkab Tangerang lainnya, sehingga dapat mendukung pelayanan kependudukan yang maksimal kepada masyarakat. 

Sebab menurutnya, saat ini aplikasi OPD masih berdiri sendiri-sendiri, sehingga data administrasi kependudukan seperti surat keterangan kelahiran dari puskemas dan rumah sakit, serta surat kematian yang diterbitkan oleh lurah/desa kerap tidak sinkron.

“Nah, dengan aplikasi Latinost Gemilang ini, aplikasi pendukung tersebut seperti aplikasi Simantep dari Dinkes, aplikasi Simapan dan Aplikasi Tangerang Gemilang sudah terintegrasi. Jadi siapapun yang lahir di puskemas misalnya, kita bisa tahu walaupun belum ada akte,” katanya. 

Dengan terintegrasinya aplikasi tersebut, pihaknya bisa tracing berapa banyak masyarakat yang sudah lahir tapi belum punya akte, begitu juga akte kematian.

"Berapa masyarakat yang sudah membuat surat kematian, tapi belum ada akte kematian. Kalau mereka tidak membuat akte kematian, datanya belum bisa ke hapus oleh kami,” tambahnya. 

Oleh karena itu, setelah hadirnya aplikasi Latinost Gemilang, pihaknya terus melakukan sinergi dengan aplikasi Identitas Kependudukan DIgital (IKD) melalui SIAK Kemendagri, guna mendukung lampiran dalam pelayanan Adminduk.

“Sekarang lurah mengeluarkan suket dalam bentuk digital atau PDF. Itu bisa menjadi lampiran dalam pengurusan pelayanan dukcapil, itulah kemudahan dan itu semua terintegrasi,” katanya. 

Sebagai informasi, dalam sosialisasi sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No 17/2023 menghadirkan Juhardi dari Ketua Tim Wilayah 2 Jawa - Bali Direktorat Integrasi Data Kependudukan Daerah Ditjen Kemendagri. Kemudian penandatanganan perjanjian kerja sama RSUD Tangerang dan RSUD Pakuhaji.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Bekali Siswa dengan Keahlian Industri, Program TJSL PLN Banten di SMK Jaya Buana Kresek Raih GOLD ISDA 2026

Bekali Siswa dengan Keahlian Industri, Program TJSL PLN Banten di SMK Jaya Buana Kresek Raih GOLD ISDA 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:14

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Electric Techno Industri yang dijalankan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten di SMK Jaya Buana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, meraih penghargaan GOLD

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill