Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump
Jumat, 30 Januari 2026 | 20:34
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
TANGERANGNEWS.com-Pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) tetap dibuka untuk masyarakat di Kabupaten Tangerang, selama libur panjang dan pada hari pencoblosan Pemilu 2024.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kabupaten Tangerang Cikwi R Inton mengatakan pihaknya tetap membuka pelayanan di tanggal 8, 9 dan 14 Februari 2024.
Jadi selama masa long weekend tersebut, masyarakat umum memiliki keperluan perekaman hingga pencatatan dokumen kependudukan lainnya dapat mendatangi Kantor Disdukcapil
"Masih tetap bisa dilayani, kita tetap buka seperti biasa, mulai pukul 09.00 WIB," katanya, Kamis 8 Februari 2024.
Pihaknya pun telah menyiagakan petugas untuk tetap memberikan pelayanan khusus di hari libur tersebut.
Menurutnya, layanan di hali libur ini merupakan amanat dari Surat Edaran Kemendagri RI No: 400.8.1.2/615/Dukcapil perihal Layanan Dukcapil Pada Hari Libur dan Pelaksanaan Pemilu 2024.
Selain itu, ini merupakan bagian dari bentuk komitmen Disdukcapil Kabupaten Tangerang dalam memberikan pelayanan publik secara maksimal.
"Yang pasti kami akan terus komitmen dalam memberikan pelayanan publik dengan tetap membuka layanan pada hari libur," ungkap Cikwi.
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
TODAY TAGTugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews