Connect With Us

14 Petugas KPPS Meninggal di Kabupaten Tangerang dapat Rp842 Juta dari BPJS

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 4 Maret 2024 | 17:49

Penyerahan santunan kepada ahli waris anggota KPPS di Kabupaten Tangerang yang meninggal saat Pemilu 2024, Senin 4 Maret 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Ahli waris dari 14 petugas KPPS yang meninggal dunia saat Pemilu 2024 menerima santunan sebesar Rp842 juta dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Pejabat (Pj) Bupati Tangerang Andi Ony Prihartono mengatakan bantuan ini diberikan kepada korban yang merupakan pahlawan demokrasi karena gugur saat bertugas melaksanakan Pemilu pada 14 Februari 2024. 

"Ada 14 petugas KPPS yang menerima bantuan dengan total Rp842.800.000," katanya Senin 4 Maret 2024.

Mereka yang mendapatkan santunan adalah petugas penyelenggara pemilu yang terdaftar kepesertaannya di BPJS Ketenagakerjaan, yang mengalami insiden kecelakaan kerja/sakit sampai meninggal dunia saat menjalankan tugas.

"Dengan angka penerimaan bagi anggota meninggal sebesar Rp296,8 juta, namun ada ahli waris yang menerima sebesar Rp42 juta," ujar Andy.

Sebagian petugas KPPS ini meninggal dunia diduga akibat kelelahan saat menjalankan tugas.

Sebelumnya, Pemkab sudah mengantisipasi dengan memastikan seluruh petugas pemilu di Kabupaten Tangerang dalam kondisi sehat jasmani, jauh sebelum pemilu dilaksanakan. Mereka juga diberikan jaminan BPJS Kesehatan.

Andi mengungkapkan selain memberikan santunan kepada keluarga petugas KPPS yang meninggal, pihaknya juga menyerahkan santunan kepada tiga keluarga petugas non-ASN dan petugas tempat pemakaman umum (TPU) dengan nilai Rp126 juta.

"Di luar petugas KPPS, ada tiga keluarga almarhum, yaitu dari petugas non-ASN seperti guru, kades dan petugas TPU dengan masing-masing penerima sebesar Rp42 juta," katanya.

Andy pun mengucapkan bela sungkawa dan duka cita mendalam atas wafatnya para petugas pemilu dan abdi negara lainnya yang meninggal dunia, saat menjalankan tugas.

"Setelah kejadian petugas meninggal, kita langsung memberikan bantuan melalui Dinsos setempat. Mudah-mudahan dapat membantu ahli waris," ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Tangerang Ibkar Saloma menyampaikan, pemberian santunan kepada ahli waris nominalnya berbeda-beda.

BPJS Ketenagakerjaan membagi ke dalam tiga kategori yakni meninggal saat bertugas pada Pemilu 14 Februari 2024, meninggal setelah bertugas, dan yang masih menjalani perawatan.

Untuk petugas yang meninggal saat bertugas diberikan santunan sekitar Rp296,8 juta, dengan rincian santunan JKK Rp142 juta, santunan pemakaman Rp10 juta, santunan berkala Rp12 juta dan santunan beasiswa bagi anak almarhum Rp126 juta.

"Sementara yang meninggal atau dalam perawatan sesudah bertugas sebesar Rp42 juta/orang," terangnya.

 

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

TEKNO
Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Senin, 13 Juli 2026 | 21:25

Telkomsel Jabotabek menggelar Telkomsel 5G Video Competition, sebuah ajang kreatif bagi masyarakat umum, pelajar, hingga mahasiswa untuk mengekspresikan perspektif mereka melalui karya video inspiratif.

SPORT
Panduan Memilih Sepatu Saucony Endorphin Series Sesuai Gaya Lari

Panduan Memilih Sepatu Saucony Endorphin Series Sesuai Gaya Lari

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:02

Pernah merasa performa lari jalan di tempat atau malah kaki sering terasa pegal berlebih setelah latihan? Masalah ini sering kali bukan karena kamu kurang latihan, tapi bisa jadi karena sepatu yang kamu gunakan tidak sesuai dengan kebutuhan kaki.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill