Connect With Us

Total Ada 16 Petugas KPPS Pemilu 2024 yang Meninggal Dunia di Banten

Rangga Agung Zuliansyah, Yanto | Jumat, 23 Februari 2024 | 19:41

PJ Gubernur Banten Al Muktabar saat menyambangi rumah duka petugas KPPS di Kelurahan Sudimara Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Jumat 23 Februari 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menyebut sampai saat ini ada sebanyak 16 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2024 yang meninggal dunia sejak pencoblosan.

"Daya yang kita terima ada 15 orang, diambah pagi ini ada satu orang, jadi total 16 orang," ujarnya saat menyambangi rumah duka petugas KPPS di Kelurahan Sudimara Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Jumat 23 Februari 2024.

Menurut Al Muktabar penyebab meninggalkanya para petugas KPPS tersebut beragam, mulai dari komorbid hingga kelelahan.

"Penyebabnya variasi, ada komorbid, ada situasi tertentu karena volume beban kerja yang mereka emban," jelasnya.

Atas situasi tersebut, Pemprov Banten tengah mengiventarisir para petugas KPPS yang gugur untuk diberikan bantuan santunan.

Begitupun bagi petugas KPPS yang sakit, Pemprov berupaya agar biaya perawatan mereka bisa ditanggung BPJS.

"Saya sedang menginventarisir, saya akan memberikan santunan pada beliau pejuang demokrasi. Rencananya saya akan mendatangi masing-masing atau teknisnya berkumpul di satu tempat, kita akan berikan santunan," ujar Al Muktabar.

Sementara itu, kedatangan Al Muktabar ke rumah Masun, Anggota KPPS 55, di Jalan Matahari, Gang Kramat, RT05/06, Kelurahan Sudimara Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, juga untuk mengucapkan bela sungkawa serta memberi santunan.

"Pemerintah bersilaturahmi ke rumah keluarga. Kita semua turut berduka dan yakinlah beliau-beliau menjalankan tugas untuk kepentingan orang banyak. Insya Allah surga tempatnya," katanya.

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

KOTA TANGERANG
Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

TANGERANGNEWS.com-Upaya penanganan banjir di Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya terus dikebut melalui proyek percepatan normalisasi Kali Angke.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill