Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta
Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
TANGERANGNEWS.com-Seorang kepala desa (kades) di Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, memecat para ketua RT/RW di wilayahnya.
Hal itu dilakukan Kades Wanakerta bernama Tumpang Siagan, lantaran tidak terima puteranya Solihin kalah dalam pemilihan legislatif (pileg) DPRD Kabupaten Tangerang 2024.
Berdasarkan pengakuan Tumpang, dua minggu sebelum pelaksanaan pemilu ia mengundang RT/RW untuk mendata jumlah hak pilih yang ada di Desa Wanakerta. Di sana terdata ada sebanyak 15 ribu pemilih.
Saat dikumpulkan, kades dan RT/RW sepakat dan menjanjikan bisa memilih Solihin, sebagai caleg DPRD Kabupaten Tangerang.
Namun nyatanya, caleg yang diusung PDI Perjuangan itu kalah, sehingga membuat Tumpang murka.
"Kalau ketua RT/RW tidak sepaham dengan kades buat apa? Paling pertama kalau dapat apa-apa RT/RW yang saya panggil, tapi dengan kejadian kemaren kemarin sakit (hati) banget," ungkapnya Kamis, 7 Maret 2024.
Perihal peemcatan yang dilakukan kades tersebut, Camat Sindang Jaya Galih Prakosa mengaku sangat menyayangkan. Berdasarkan data, ada sebanyak 21 RT dan 6 RW di Desa Wanakerta, yang dipecat sepihak.
"Mereka (RT/RW) mengeluhkan tindakan yang dilakukan Kades Tumpang. Selanjutnya, kami akan memanggil yang bersangkutan (kades)," ungkapnya.
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
TODAY TAGMemasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews