Connect With Us

Anaknya Kalah Pileg 2024, Kades di Sindang Jaya Tangerang Pecat RT/RW

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 7 Maret 2024 | 16:07

Ilustrasi pemilu. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang kepala desa (kades) di Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, memecat para ketua RT/RW di wilayahnya.

Hal itu dilakukan Kades Wanakerta bernama Tumpang Siagan, lantaran tidak terima puteranya Solihin kalah dalam pemilihan legislatif (pileg) DPRD Kabupaten Tangerang 2024.

Berdasarkan pengakuan Tumpang, dua minggu sebelum pelaksanaan pemilu ia mengundang RT/RW untuk mendata jumlah hak pilih yang ada di Desa Wanakerta. Di sana terdata ada sebanyak 15 ribu pemilih.

Saat dikumpulkan, kades dan RT/RW sepakat dan menjanjikan bisa memilih Solihin, sebagai caleg DPRD Kabupaten Tangerang.

Namun nyatanya, caleg yang diusung PDI Perjuangan itu kalah, sehingga membuat Tumpang murka. 

"Kalau ketua RT/RW tidak sepaham dengan kades buat apa? Paling pertama kalau dapat apa-apa RT/RW yang saya panggil, tapi dengan kejadian kemaren kemarin sakit (hati) banget," ungkapnya Kamis, 7 Maret 2024.

Perihal peemcatan yang dilakukan kades tersebut, Camat Sindang Jaya Galih Prakosa mengaku sangat menyayangkan. Berdasarkan data, ada sebanyak  21 RT dan 6 RW di Desa Wanakerta, yang dipecat sepihak. 

"Mereka (RT/RW) mengeluhkan tindakan yang dilakukan Kades Tumpang. Selanjutnya, kami akan memanggil yang bersangkutan (kades)," ungkapnya.

PROPERTI
Sinar Mas Land Rilis Royal Key, Tawarkan Properti Premium Mulai Rp1,1 Miliar dan Diskon hingga 26%

Sinar Mas Land Rilis Royal Key, Tawarkan Properti Premium Mulai Rp1,1 Miliar dan Diskon hingga 26%

Kamis, 22 Januari 2026 | 19:04

Sinar Mas Land secara resmi membuka gerbang kepemilikan properti tahun 2026 melalui peluncuran program nasional bertajuk Royal Key.

NASIONAL
Pertamina Usul Beli Gas LPG 3 Kg Dibatasi 10 Tabung per Bulan

Pertamina Usul Beli Gas LPG 3 Kg Dibatasi 10 Tabung per Bulan

Rabu, 28 Januari 2026 | 12:35

PT Pertamina Patra Niaga mengusulkan kebijakan pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK).

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill