Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com- Penjabat (Pj) Bupati Tangerang Andi Ony menerima kunjungan kerja dari Pemerintah Boxing County Provinsi Shandong Republik Rakyat China (RRC) terkait penjajakan kerja sama investasi di Kabupaten Tangerang pada Selasa, 7 Mei 2024.
Dalam pertemuan tersebut, Andi menjelaskan, Kabupaten Tangerang memiliki posisi geografis strategis dan potensial untuk pengembangan sektor perikanan, energi listrik terbarukan, pariwisata, dan pendidikan.
"Kami juga siap bekerja sama dan menunggu lebih lanjut apa yang akan dikerjasamakan dari pihak Boxing," ucap Andi.
Andi menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat terbuka untuk menjalin kerja sama dengan pihak swasta maupun pemerintah daerah, baik dari dalam maupun luar negeri.
Dikatakan Andi, pihaknya sangat terbuka terhadap segala bentuk kerja sama, termasuk dengan pihak asing. Misalnya, kolaborasi dalam bidang teknologi, budaya, pariwisata, promosi produk daerah, serta energi terbarukan seperti penggunaan sampah untuk pembangkit listrik.

Sementara itu, Ketua Rombongan Boxing County Sun Zhanyong menyatakan, pihaknya berminat untuk menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya di bidang energi terutama pembangkit listrik.
Dia berharap pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk kerja sama yang lebih intens di masa depan.
"Kabupaten Tangerang sangat potensial," ungkapnya.
Selain potensial dan strategis, Kabupaten Tangerang juga dinilai menempati posisi ketiga terbesar di wilayah Jabodetabek dengan pertumbuhan ekonomi yang sangat baik.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGParamount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.
Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.
Banyak investor tertarik membeli aset crypto hanya karena melihat harga yang sedang naik. Padahal, keputusan investasi yang baik berdasarkan analisis fundamental.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews