Connect With Us

Tarik Minat Investor, Pemkot Tangerang Perkuat Sinergi dengan PPAT

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 18 November 2023 | 06:48

Sekda Kota Tangerang Herman Suwarman dalam kegiatan Sosialisasi terhadap Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)/PPATS/ Notaris/Pejabat Lelang, yang berlangsung di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat, 17 November 2023. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Dalam rangka menjadikan Kota Tangerang sebagai wilayah yang nyaman untuk tinggal dan berinvestasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat sinergi dengan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)/PPATS/ Notaris/Pejabat Lelang.

Oleh karena itu, Pemkot Tangerang menggelar kegiatan Sosialisasi yang berlangsung di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat, 17 November 2023.

Dalam kegiatan itu, materi yang dibahas meliputi UU No.1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dan PP No. 35 Tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

"Pemkot telah menyusun Perda tentang pajak daerah dan retribusi daerah sebagai turunan dan pedoman pelaksanaan di daerah," papar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman.

Menurut Herman, Perda akan menjadi payung hukum bagi PPAT/PPATS/Notaris maupun pejabat lelang dalam menjalankan tugasnya terkait mekanisme, prosedur dan pelayanan.

Hal itu mencakup pencatatan dan pelaporan serta pengadministrasian pertanahan sesuai ketentuan terbaru, sehingga membawa kemudahan dalam pelayanan kepada masyarakat.

"Pemahaman yang baik mengenai sistem pajak oleh PPAT akan membantu meningkatkan iklim investasi dan menarik bagi para pelaku bisnis," tutupnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill