Connect With Us

Bukan Pertama Kali, Pengamen di Kosambi Tangerang Nekat Sayat Lehernya Sendiri 

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 18 Mei 2024 | 11:12

Seorang pengamen jalanan melakukan percobaan bunuh diri di samping Pos Security POS 2 Griya Dadap, Kampung Dadap Jati, Kecamatan Kosambi, Jumat, 17 Mei 2024, sekira pukul 12:30 WIB. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Seorang pengamen jalanan nekat melakukan percobaan bunuh diri dengan menyayat lehernya sendiri dengan pisau cutter di samping Pos Security POS 2 Griya Dadap, Kampung Dadap Jati, Kecamatan Kosambi, Jumat, 17 Mei 2024, sekira pukul 12:30 WIB. 

Menurut keterangan ketua RW setempat, hal tersebut merupakan kesekian kalinya lantaran beberapa waktu lalu juga korban sempat melakukan percobaan bunuh diri, beruntung digagalkan oleh keluarganya.

Kapolsek Teluknaga AKP Wahyu Hidayat menjelaskan, korban bernama Ujang, 18, warga Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, yang berprofesi sebagai buruh pabrik dan pengamen jalanan.

"Saat ini korban masih dalam perawatan di Rumah Sakit BUN, Kosambi, akibat luka sayatan dibagian leher," ujar Wahyu dalam keterangannya, Sabtu, 18 Mei 2024.

Kronologi bermula saat korban menghampiri temannya di tempat kejadian perkara (TKP) dengan membawakan pisau cutter. 

Korban sempat ditanya hendak melakukan apa, ia kemudian mengatakan dengan gamblang hendak bunuh diri dan secara tiba-tiba korban langsung menyayat lehernya sendiri.

Lalu, Piket Reskrim Polsek Teluknaga menerima laporan warga terkait adanya percobaan bunuh diri. Sesampainya di TKP, korban sudah tergeletak bersimbah darah.

Selanjutnya, korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Belum diketahui penyebab pasti upaya bunuh diri tersebut lantaran korban belum dapat dimintai keterangan. Namun, pihak kepolisian telah meminta keterangan dari sejumlah saksi-saksi di lokasi kejadian termasuk meminta keterangan orang tua angkat korban dan ketua RW tempat tinggalnya.  

"Saat ini, korban masih dalam keadaan sadar, tetapi masih belum bisa dimintai keterangannya," tandas Wahyu.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill