Connect With Us

Mengenal Si Bambu, Maskot Resmi Pilkada 2024 Kabupaten Tangerang 

Fahrul Dwi Putra | Senin, 10 Juni 2024 | 15:43

Si Bambu, maskot Pilkada 2024 Kabupaten Tangerang (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang resmi menetapkan "Si Bambu" sebagai maskot untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tangerang tahun 2024. 

Si Bambu sendiri merupakan singkatan dari "DemokraSi Bergembira Memilih Bupati dan Wakil Bupati Tangerang."

Ketua KPU Kabupaten Tangerang Muhamad Umar merincikan, bagian kepala dan leher maskot berbentuk bambu dengan ujung atas yang runcing.

Sedangkan Ikat kepala yang dipakai adalah kain batik khas Tangerang berwarna ungu dengan motif awi koneng.

Lalu, daun yang terdapat di sisi kanan dan kiri maskot menandakan tahun pelaksanaan Pilkada, yaitu 2024.

Maskot Si Bambu juga memegang paku, yakni alat standar untuk mencoblos dalam Pilkada, dan tangan kirinya dengan jari kelingking dicelup tinta menunjukkan bahwa masyarakat telah menggunakan hak pilih mereka.

"Baju pangsi dipilih sebagai baju maskot menggambarkan pakaian tradisional orang Tangerang dahulu dan orang Indonesia umumnya, sebelum mengenal pakaian yang diperkenalkan oleh bangsa Eropa seperti kemeja, jas, pantalon dll. Identik dengan dunia persilatan sebagai simbol jati diri orang Tangerang," jelas Umar, Senin, 10 Juni 2024.

Secara psikologis dan filosofis, warna bambu yang menjadi tubuh maskot dan sabuk emasnya melambangkan keamanan, keselamatan, dan kejayaan.

Sementara itu, kaos putih yang dikenakan di dalam baju pangsi menggambarkan keterbukaan masyarakat Tangerang terhadap nilai-nilai modern, termasuk demokrasi dalam Pilkada.

Kain batik bermotif awi koneng juga dipakai untuk mewakili kekayaan budaya Kabupaten Tangerang. Diketahui, batik ini terinspirasi dari alam, flora, dan fauna lokal.

Selain itu, maskot Si Bambu memakai sabuk tradisional untuk kenyamanan, celana pangsi sebagai pakaian tradisional yang biasa dipakai sebelum kedatangan bangsa Eropa, dan bakiak atau terompah kayu yang merupakan sandal populis di Banten, termasuk Tangerang.

Umar berharap, Pilkada serentak di Kabupaten Tangerang akan berlangsung meriah dan menarik partisipasi luas dari masyarakat, serta menggunakan hak suaranya pada Rabu, 27 November 2024 mendatang. 

"Si Bambu ini semoga menjadi daya tarik untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pilkada 2024," katanya.

Komisioner KPU Kabupaten Tangerang Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (SDM) Badri Tamam menambahkan, maskot Si Bambu dipilih karena berkaitan erat dengan sejarah di Kabupaten Tangerang.

Seperti diketahui, bambu pada era dahulu menjadi bahan kerajinan yang banyak diolah oleh masyarakat setempat di Kabupaten Tangerang.

Menurutnya, Tangerang pernah terkenal dengan produksi barang olahan dari bambu, bahkan hingga menjadi komoditas ekspor andalan Hindia Belanda dari tahun 1800-an sampai 1955. 

"Hasil kerajinan masyarakat Tangerang ini, mengharumkan Tangerang ke seantero dunia," tukasnya.

NASIONAL
Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Putuskan Tarif Listrik PLN Tidak Naik hingga September 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 21:48

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) untuk periode Juli hingga September 2026 tetap berlaku tanpa kenaikan.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

BISNIS
Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z

Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:16

Tren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill