Connect With Us

Si Bambu Resmi Diluncurkan Jadi Maskot Pilkada 2024 di Kabupaten Tangerang 

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 12 Juni 2024 | 21:38

Peluncuran maskot dan jingle untuk Pilkada 2024 Kabupaten Tangerang di alun-alun Tigaraksa, pada Rabu, 12 Juni 2024, malam WIB. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tangerang resmi meluncurkan maskot dan jingle untuk Pilkada 2024 Kabupaten Tangerang di alun-alun Tigaraksa, pada Rabu, 12 Juni 2024, malam WIB. 

Dalam acara tersebut, Si Bambu (Demokrasi Bergembira Memilih Bupati dan Wakil Bupati) diperkenalkan menjadi maskot Pilkada 2024 di Kabupaten Tangerang.

Kegiatan ini diawali dengan gerak jalan yang diikuti oleh ratusan peserta dari Kantor KPU Kabupaten Tangerang menuju alun-alun Tigaraksa, yang dilepas langsung oleh Komisioner KPU Banten, M. Ali Zaenal Abidin.

Ketua KPU Kabupaten Tangerang Muhamad Umar mengatakan, maskot Si Bambu mencerminkan semangat Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Tangerang, sehingga diharapkan semua elemen masyarakat merasakan kegembiraan dalam Pilkada serentak.

Umar menambahkan, semangat kegembiraan dapat mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif, terutama pada hari pemungutan suara yang akan berlangsung pada 24 November mendatang. 

"Sesuai dengan makna filosofis Si Bambu yaitu Demokrasi Bergembira Memilih Bupati dan Wakil Bupati Tangerang," ujarnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Kabupaten Tangerang Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (SDM) Badri Taman menjelaskan, maskot dan jingle Pilkada 2024 di Kabupaten Tangerang dipilih melalui sayembara yang telah melalui berbagai tahapan seleksi dan penjurian, sehingga sesuai dengan situasi sosiologis di Kabupaten Tangerang.

Lanjut Badri, secara filosofis Si Bambu merepresentasikan masyarakat Kabupaten Tangerang, yang terlihat dari berbagai atribut dan ornamen khas daerah. 

Misalnya, kepala dan leher maskot berbentuk bambu dengan ujung runcing, ikat kepala dari kain batik Tangerang berwarna ungu bermotif awi koneng, serta baju pangsi sebagai pakaian tradisional.

Selain itu, terdapat Kain Batik Motif Awi Koneng, yakni karya seni batik yang mencerminkan kekayaan budaya Kabupaten Tangerang, terinspirasi oleh keindahan alam, flora, dan fauna khas daerah tersebut.

"Dengan maskot Si Bambu, kami berharap perhelatan Pilkada serentak di Kabupaten Tangerang berlangsung meriah, penuh kebahagian dengan gaung ke semua lapisan masyarakat," pungkasnya.

Sebagai tambahan, acara peluncuran maskot dan jingle Pilkada 2024 Kabupaten Tangerang dimeriahkan oleh penampilan artis ibu kota seperti Donnie (eks-Ada Band), Sigit Base Jam, Risma Aw Aw, dan Lukman Maulana, serta dipandu oleh master ceremony terkenal, antara lain Indra Bekti, Rama Purba, dan Nexa Paisan.

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

BANDARA
InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:06

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberikan klarifikasi terkait oknum petugas kargo Bandara Soekarno-Hatta yang diduga melakukan tindak pidana pencurian ratusan tas ekspor Lululemon dengan kerugian senilai Rp1 miliar.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

NASIONAL
Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya

Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:21

PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill