Connect With Us

Maskot Pemilu dari Tahun ke Tahun, 2024 Karya Buatan Mahasiswi Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 2 Januari 2024 | 20:10

Maskot Pemilu 2009-2024 (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan salah satu momen penting dalam perjalanan demokrasi sebuah negara. Untuk meramaikan pelaksanaan Pemilu 2024 di Indonesia, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI kembali merilis maskot yang akan menjadi ikon pesta demokrasi tersebut. 

Maskot Pemilu bukanlah hal baru di Indonesia, sebab sejak Pemilu pertama pada tahun 2009, setiap penyelenggaraan Pemilu dihadiri oleh karakter-karakter yang memiliki makna dan simbol tertentu. 

Berikut evolusi maskot Pemilu dari tahun ke tahun, melihat representasi dan makna di balik setiap karakter tersebut.

Pemilu 2009: Si Contreng

Pada Pemilu 2009, Indonesia memperkenalkan maskot pertamanya yang diberi nama Si Contreng. Maskot ini berbentuk seperti pulpen dengan kombinasi warna oranye dan abu-abu. Si Contreng digambarkan sedang membuat tanda contreng atau centang pada selembar kertas. 

Makna dari maskot ini adalah pemilih hanya perlu memberikan tanda contreng untuk menentukan suara sah saat memilih dalam Pemilu 2009. Simbol sederhana ini mencerminkan esensi partisipasi aktif pemilih dalam menentukan masa depan negara.

Pemilu 2014: Si Kora

Pada Pemilu 2014, muncul maskot Si Kora yang merupakan karya Lilyk Sugiarti dengan judul "Ayo Memilih". Si Kora berbentuk kotak suara, membawa surat suara di tangan kanannya, dan memiliki teks ajakan untuk memilih di bagian kepalanya. 

Jari kelingking kirinya diberi tanda seperti celupan tinta. Maskot ini mewakili simbol kedaulatan rakyat yang terhimpun dalam kotak suara. Representasi Si Kora menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengambil peran dalam demokrasi.

Pemilu 2019: Sang Sura

Pemilu 2019 menghadirkan maskot Sang Sura, karya David Wijaya. Sang Sura merupakan akronim dari Sang Surat Suara. Karakter ini digambarkan sebagai surat suara dan paku, dengan proses pencoblosan yang dipegang di tangan kanan. 

Representasi ini menggambarkan kekuatan suara masyarakat dalam menentukan arah negara, sekaligus menegaskan betapa pentingnya hak pilih dalam Pemilu.

Pemilu 2024: Sura dan Sulu

Seiring dengan pelaksanaan Pemilu 2024, muncul maskot Sura dan Sulu, karya Stephanie, seorang mahasiswi Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Pradita Tangerang. 

Sura dan Sulu adalah sepasang burung Jalak Bali, di mana Sura melambangkan Suara Rakyat dan Sulu melambangkan Suara Pemilu. Keberadaan keduanya bertujuan mempertegas bahwa pemilih, baik pria maupun wanita, memiliki hak pilih yang sama dalam Pemilu. Representasi burung Jalak Bali yang langka di alam, juga mencerminkan keunikan dan keberagaman dalam demokrasi Indonesia.

Pada akhirnya, evolusi maskot Pemilu di Indonesia tidak hanya mencerminkan perkembangan desain visual, tetapi juga menggambarkan perubahan makna dan pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat. 

Dari Si Contreng hingga Sura dan Sulu, setiap maskot memiliki peran penting dalam merayakan semangat demokrasi dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menentukan arah negara. Representasi yang semakin inklusif dan simbol-simbol yang kaya makna menjadi cerminan dari semangat demokrasi yang terus berkembang di Indonesia.

HIBURAN
Yamaha Fazzio Sunset Blue Bisa Didapat Gratis, Begini Cara Ikutan Giveaway-nya

Yamaha Fazzio Sunset Blue Bisa Didapat Gratis, Begini Cara Ikutan Giveaway-nya

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 19:30

Yamaha Indonesia menggelar giveaway berhadiah satu unit Yamaha Fazzio Special Edition Sunset Blue dalam rangka menyambut momen kembali ke sekolah.

KAB. TANGERANG
Puluhan SPPG di Kabupaten Tangerang Belum Kantongi SLHS, Satgas Siap Lapor ke BGN

Puluhan SPPG di Kabupaten Tangerang Belum Kantongi SLHS, Satgas Siap Lapor ke BGN

Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56

Puluhan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang belum memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill