Connect With Us

Maesyal-Intan Bakal Bebaskan Pajak Bagi Warga Kurang Mampu di Kabupaten Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 11 Oktober 2024 | 15:31

Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Tangerang nomor urut 02 Maesyal Rasyid dan Intan Nurul Hikmah. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Tangerang nomor urut 02 Moch. Maesyal Rasyid dan Intan Nurul Hikmah bakal membebaskan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi warga kurang mampu. 

Hal ini merupakan bagian dari Program Sosial Peningkatan Ekonomi Kerakyatan dan Daerah (PROSPEK) dari Maesyal-Intan jika terpilih dalam Pilkada serentak 2024.

Calon Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menjelaskan, program PROSPEK bertujuan untuk menjadikan Kabupaten Tangerang lebih sejahtera dan gemilang dengan pembebasan PBB bagi rumah tinggal yang dimiliki oleh masyarakat miskin.

"Selain pembebasan PBB. Kita juga akan tingkatkan insentif RT dan RW diseluruh Kabupaten Tangerang," ujar Maesyal Rasyid dalam keterangannya kepada media, Jumat, 11 Oktober 2024.

Pembebasan PBB ini direncanakan akan dilaksanakan dalam 100 hari kerja pertama setelah Paslon Maesyal-Intan dilantik jika terpilih. 

Dalam pelaksanaannya dijelaskan Maesyal Rasyid, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan melakukan pendataan terhadap masyarakat yang berhak mendapatkan kebijakan ini, dengan memperhatikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) wilayah terkait.

"Jadi nanti kita lihat datanya terlebih dahulu, di Dinas Sosial. Mana saja yang layak dibebaskan pajak dan mana saja yang wajib pajak," tambah Maesyal Rasyid, yang juga akrab disapa Rudi.

Lebih lanjut, Maesyal menyebutkan, kebijakan ini bisa dianggap sebagai subsidi pajak bagi masyarakat kurang mampu, yang akan dilaksanakan bersamaan dengan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Menurutnya, dengan pendapatan daerah yang lebih baik, program pembebasan pajak dan peningkatan insentif RT/RW di seluruh Kabupaten Tangerang akan lebih mudah diwujudkan.

"Kita pastikan ke depan juga pendapatan daerah akan kita tingkatkan, karena potensi pendapatan daerah di Kabupaten Tangerang cukup tinggi," imbuhnya.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menambahkan, dalam PROSPEK juga terdapat program bantuan sosial tunai untuk 5.000 keluarga kurang mampu di Kabupaten Tangerang. 

Bantuan ini akan diberikan secara bulanan sebagai bentuk dukungan langsung bagi mereka yang membutuhkan.

Tak hanya itu, pasangan Maesyal-Intan juga berencana mendorong pengembangan UMKM di Kabupaten Tangerang melalui akses pasar yang lebih luas, yakni kesempatan untuk memasarkan produk di minimarket besar seperti Alfamart dan Indomaret.

"Akan kita dukung penuh UMKM di Kabupaten Tangerang. Bahkan, bagi yang memiliki potensi wiraswasta, tetapi terbentur modal. Akan difasilitasi, sehingga ekonomi kerakyatan dapat berjalan," pungkas Intan.

KOTA TANGERANG
Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya

Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya

Jumat, 24 Juli 2026 | 09:41

Selain pertunjukan hiburan dan budaya, gelaran Festival Cisadane 2026 juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Kamis, 23 Juli 2026 | 18:56

TANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen

OPINI
Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Jumat, 24 Juli 2026 | 15:17

Para perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill