Connect With Us

Kadis Bina Marga Kabupaten Tangerang Laporkan Pengerusak

| Kamis, 7 Juli 2011 | 17:43

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tangerang. (tangerangnews / dira)

 

TANGERANG-Kepala Dinas (Kadis) Binamarga dan Pengairan Kabupaten Tangerang, Dedi Sutardi mengancam akan melaporkan pelaku pengerusakan sejumlah barang dan dokumen yang diduga dilakukan oleh Ketua Kadin Kabupaten Tangerang Dedi Kurniadi berserta pengusaha lainnya.
 
Ancaman itu dilakukan karena Dedi Kurniadi diduga telah merusak barang dan dokumen tersebut di kantor Dinas Binamarga dan Pengairan Kabupaten Tangerang pada Selasa 5 Juli 2011 lalu. Pihak Dinas Binamarga dan Pengairan Kabupaten Tangerang pun merasa telah dilecehkan.

 “Mereka melakukannya karena mereka tidak puas atas hasil pengumuman lelang, yang belakangan diketahui mereka tidak menang,” ujar Dedi Sutardi.

Untuk itu, pihaknya saat ini tengah menghitung soal kerugian moril dan materil serta adanya gangguan ketentraman kerja. “Berdasarkan apa yang baru kami dapati, barang yang dirusak adalah pilada futsal dan adanya berkas yang dibakar. Kami berencana melaporkan ini ke polisi, anehnya lagi sehabis mereka melakukan tindakan itu mereka yang melaporkan kami,” ujar Dedi Sutardi.

Seharusnya, kata Dedi Sutardi, cara yang ditempuh dan digunakan oleh seorang Ketua Kadin adalah dengan cara intelektual. Bukan dengan cara seperti itu. “Kan kalau memang benar kami ada kecurangan atau indikasi jual beli, bisa dilaporkan. Bukan dengan menekan seperti ini. Ada jalannya, melakukan sanggah, waktunya kan masih ada seminggu. Jelas kita merasa dilecehkan,” tegasnya.
 
Soal adanya tudingan dirinya telah melakukan korupsi dan jual beli proyek, Dedi Sutardi mengatakan, sah-sah saja kalau itu tudingan. “Semua orang berhak mengatakan itu, tapi buktinya ada tidak. Kalau punya bukti tidak usah seperti ini, laporkan kami ke pihak yang berwajib dengan data yang ada,” tantangnya.

Dalam satu atau dua hari lagi, Dedi Sutardi mengaku, akan mempelajari barang-barang yang telah dirusak. Ditanya apakah aka nada tender ulang? Dedi Sutardi mengatakan, ada masa sanggah bagi pengusaha yang kalah selama seminggu melakukan banding.

“Dan sampai saat ini ada dua pengusaha yang mendaftar unntuk banding. Nah, kalau seperti ini adalah jalan yang benar, kami akan memfervikasinya. Tentu dalam sanggahan itu harus ada jaminan,dalam aturannya sangah bisa dilakukan dengan memberikan jaminan Rp50 juta,” kata Dedi Sutardi. (DRA)
 
 

AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

TANGSEL
Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Minggu, 5 Juli 2026 | 20:27

Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill