Update Harga BBM Pertamina dan Swasta September 2026 di Tangerang
Selasa, 1 September 2026 | 11:25
Harga BBM terbaru September 2026 di Tangerang Raya mengalami perbedaan untuk setiap jenis dan merek BBM yang dijual.
TANGERANGNEWS.com- Harga cabai di Pasar Tigaraksa, Kabupaten Tangerang mengalami kenaikan imbas cuaca beberapa waktu terakhir yang kurang bersahabat.
Terkait hal ini, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang Iskandar Nordat menjelaskan, pihaknya melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tangerang melakukan inspeksi mendadak pada Kamis, 9 Januari 2025.
"Ini adalah salah satu upaya kami dalam mengendalikan inflasi serta memberikan rasa aman kepada masyarakat mengenai ketersediaan bahan pokok serta memastikan harga agar tetap terkendali," ujarnya.
Hasilnya, Iskandar mengungkapkan harga cabai merah keriting melonjak hingga Rp120 ribu per kilogram. Kenaikan harga ini dipicu oleh faktor cuaca yang tidak mendukung produksi dan distribusi cabai.
"Tetapi nantinya akan kita lakukan intervensi harga melalui operasi pasar komoditas cabai," tegasnya.
Selain cabai, TPID juga memantau harga bahan pokok lainnya seperti daging, ikan, bawang, beras, telur, dan minyak goreng. Meski sebagian besar harga komoditas tersebut masih dalam kondisi stabil.
Tak hanya itu, ketersediaan bahan pokok di Pasar Tigaraksa saat ini juga masih terbilang aman dan terkendali.
Untuk itu, Iskandar mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap bijak dalam berbelanja. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembelian dalam jumlah berlebihan agar ketersediaan bahan pokok tetap terjaga.
Harga BBM terbaru September 2026 di Tangerang Raya mengalami perbedaan untuk setiap jenis dan merek BBM yang dijual.
TODAY TAGProyek pembangunan Hutan Bambu di Desa Bojong Loa, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan warga lantaran dinilai mangkrak.
Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Metro Jaya berhasil mengamankan pemilik akun Instagram @pemukiman._.setan berinisial AFA.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews