Connect With Us

Optimalkan Tumbuh Kembang, Alfamidi Dorong Keluarga Menjaga Kesehatan Pencernaan Balita

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 23 April 2025 | 19:29

Alfamidi mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan pencernaan sejak dini melalui Edukasi Keluarga Balita di Citra Raya, Kabupaten Tangerang, Kamis 17 April 2025, lalu. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Edukasi Keluarga Balita kembali hadir menjangkau para ibu dan balita di Indonesia. Mengusung tema “Pencernaan Sehat, Balita Ceria”, Alfamidi ingin mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan pencernaan sejak dini, sebagai pondasi tumbuh kembang anak yang optimal.

Kali ini, kegiatan berlangsung di Alfamidi Super Citra Raya, Tangerang, Kamis 17 April 2025, lalu. Kegiatan ini dilengkapi berbagai pelayanan kesehatan, seperti pemeriksaan tumbuh kembang anak, imunisasi, pemberian makanan tambahan (PMT), serta edukasi mengenai pentingnya pencernaan yang sehat bagi balita.

Selain itu, orang tua juga mendapatkan materi interaktif yang mudah dipahami seputar pola makan sehat, pentingnya serat dan hidrasi, serta tanda-tanda gangguan pencernaan pada anak.

Corporate Communication Manager Alfamidi Retriantina Marhendra mengatakan, Alfamidi tidak hanya menghadirkan aktivitas posyandu tapi juga memberi edukasi seputar kesehatan dan tumbuh kembang balita dengan tema yang berbeda-beda. 

“Melalui program inisiatif Edukasi Keluarga Balita, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata terhadap kesehatan generasi masa depan. Alfamidi ingin menjadi mitra yang bukan hanya menyediakan kebutuhan harian, tapi juga aktif dalam edukasi dan kegiatan sosial,” kata Retriantina.

Dalam sesi edukasi, Ahli gizi dari Puskesmas Cikupa, Kabupaten Tangerang, Rifka Dewi menjelaskan pentingnya memperhatikan pencernaan anak di masa golden age (masa pertumbuhan anak 0-5 tahun). 

“Sistem pencernaan yang sehat akan membantu penyerapan nutrisi yang optimal, yang tentunya sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Melalui edukasi ini, kami ingin para ibu semakin sadar akan pentingnya pola makan seimbang dan menjaga kebersihan makanan anak,” jelas Rifka.

Orang tua balita antusias mengikuti edukasi ini, salah satunya Fajrina.

“Kegiatannya sangat menarik, selain pelayanan kesehatannya lengkap seperti posyandu, di sini PMT-nya juga lebih variatif dan anak-anak sangat suka. Jadi lebih semangat ikutnya,” ujar Fajrina.

Kegiatan Edukasi Keluarga Balita ini merupakan bagian dari rangkaian program tanggung jawab sosial Alfamidi yang berfokus pada kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak.

Kegiatan serupa dengan beragam tema akan terus dilakukan hingga akhir tahun 2025 di berbagai wilayah di Indonesia.

KAB. TANGERANG
PLN Revitalisasi Gardu Induk Pasar Kemis Tanpa Padamkan Listrik Pelanggan

PLN Revitalisasi Gardu Induk Pasar Kemis Tanpa Padamkan Listrik Pelanggan

Jumat, 11 September 2026 | 07:30

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten menyelesaikan revitalisasi kubikel 20 kV Trafo 1 dan Trafo 2 di Gardu Induk (GI) Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

HIBURAN
Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Kamis, 10 September 2026 | 17:43

Swiss-BelHotel Airport Jakarta memasuki usia ke-11 tahun. Momen tersebut dirayakan dengan mengangkat tema “Growing Stronger, Success Together” sebagai refleksi perjalanan hotel sekaligus semangat menyambut perkembangan di tahun-tahun berikutnya.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill