Connect With Us

Pelaku Curi Borgol Milik Ayahnya untuk Eksekusi Mantan Pacar di Cisauk

Rangga Agung Zuliansyah, Yanto | Rabu, 23 Juli 2025 | 16:17

Tiga pelaku melakukan reka adegan pemerkosaan dan pembunuhan wanita muda berinisial APS, 22, di Cisauk, Kabupaten Tangerang, Selasa 22 Juli 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Dari hasil rekonstruksi kasus pembunuhan wanita muda berinisial APS, 22, di Cisauk, Kabupaten Tangerang, diketahui tersangka RRP, 19, yang juga mantan pacar koban mencuri borgol milik ayahnya.

"Terkait borgol yang digunakan untuk menahan tangan korban, ternyata milik dari ayah tersangka RRP yang bekerja sebagai sekuriti kantor di wilayah Jakarta Barat," Kanit 4 Resmob Polda Metro Jaya AKP Charles R.V. Bagaisar, Selasa 22 Juli 2025.

Tersangka mengambil borgol tersebut yang digunakan untuk melakukan tindak kejahatan tanpa sepengetahuan ayahnya. Selain borgol, RRP juga menyiapkan pisau, obeng dan gunting.

Pelaku merencanakan pembunuhan tersebut bersama dua rekannya, IF, 21, dan AP, 17. 

Total ada 75 adegan yang diperagakan ketiga tersangka dalam rekonstruksi yang digelar Polda Metro Jaya di Kampung Lamping Kancil, Desa Cibogo, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang. 

Dari reka ulang tersebut, terungkap bagaimana para tersangka secara keji menghabisi nyawa korban secara bersama-sama.

Mirisnya lagi, sebelum membunuh korban para pelaku lebih dulu memperkosa korban dengan kondisi tangan korban telah diborgol. 

Usai menggagahi korban secara bergantian, para pelaku membopongnya ke sebuah lahan kosong di belakang kontrakan pelaku untuk kemudian menghabisi nyawa korban secara brutal. 

Pada salah satu adegan terungkap tersangka RRP menggorok leher korban menggunakan pisau yang telah dipersiapkan.

Sementara, dua tersangka lainnya ikut menusuk punggung korban menggunakan obeng sebanyak 15 kali serta menancapkan gunting di pipi korban. 

Usai korban tak bernyawa, para pelaku membuangnya ke dalam parit beberapa meter dari tempat eksekusi. Sedangkan, barang berharga milik korban yakni sepeda motor dan handphone korban dibawa oleh pelaku RRP untuk dijual. 

Selanjutnya, para pelaku pergi ke rumah ibu tersangka RRP di daerah Cilenggang, Serpong, Tangerang Selatan, untuk mengatur rencana melarikan diri. 

"Rekonstruksi atas kasus pembunuhan berencana seperti yang diatur dalam Pasal 340 KUHP dan atau 339 KUHP dengan korban inisial APSD telah selesai dilaksanakan. Ketiga tersangka kita hadirkan, yang salah satunya anak di bawah umur," kata Charles.

KOTA TANGERANG
HUT RI, Warga Kota Tangerang Dapat Diskon Pajak hingga 45 Persen

HUT RI, Warga Kota Tangerang Dapat Diskon Pajak hingga 45 Persen

Senin, 3 Agustus 2026 | 17:55

Masyarakat Kota Tangerang dapat memanfaatkan berbagai keringanan pajak daerah dengan potongan hingga 45 persen dalam Program Pesta Diskon Kemerdekaan yang berlangsung mulai 3 hingga 31 Agustus 2026.

BANTEN
PLN UID Banten Resmikan Posko Pelayanan Teknik 24 Jam di PIK 2, Percepat Penanganan Gangguan Listrik

PLN UID Banten Resmikan Posko Pelayanan Teknik 24 Jam di PIK 2, Percepat Penanganan Gangguan Listrik

Selasa, 4 Agustus 2026 | 07:22

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melakukan upaya layanan kelistrikan di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 melalui peresmian Posko Pelayanan Teknik (Yantek) yang beroperasi selama 24 jam.

NASIONAL
Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 20:10

Pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kini memasuki akhir pekan pertamanya sejak resmi dibuka pada 30 Juli 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill