Connect With Us

Buruh Kabupaten Tangerang Tuntut Kenaikan UMK 2026 Jadi Rp5,4 juta

Yanto | Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:08

Demo ribuan buruh di Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Ribuan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) bersama Aliansi Buruh Banten Bersatu (AB3) menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang pada Kamis, 23 Oktober 2025.

Aksi ini menuntut kenaikan drastis Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tangerang untuk tahun 2026.

Massa buruh menuntut Pemkab Tangerang menaikkan UMK 2026 sebesar 11 persen dari UMK 2025. Kenaikan ini akan mengubah UMK dari yang sebelumnya Rp4.901.117 menjadi sekitar Rp5.440.239.

Ketua Pimpinan Cabang SPAI FSPMI Tangerang Raya Wawaftahni menegaskan selain kenaikan UMK, mereka juga menuntut penetapan upah sektoral untuk tahun 2026. 

"Yang kedua adalah tetapkan sektoral untuk tahun 2026 sektor satu naik 15%, sektor dua 10% dan sektor tiga 5%," ungkap Wawaftahni kepada TangerangNews.

Pihaknya juga menyuarakan tuntutan yang lebih luas, yaitu pengesahan undang-undang yang pro-buruh, bermartabat, dan berkeadilan bagi kaum buruh Indonesia.

Wawaftahni menambahkan bahwa jika tuntutan 11 persen tidak dapat dipenuhi, pihaknya masih memberikan toleransi pada kenaikan sebesar 8,5 persen.

Tuntutan kenaikan upah ini didasari oleh ketidakseimbangan antara UMK saat ini dengan kebutuhan hidup yang terus meningkat, terutama setelah melambungnya harga-harga pokok.

"Tentunya UMK hari ini masih kurang, kalau dibandingkan dengan kebutuhan hidup di zaman yang serba sulit ini, makanya kami minta kenaikan gaji yang lebih tinggi," ujarnya.

Dalam aksi tersebut, serikat buruh belum secara resmi menyerahkan hasil survei pasar dari 64 item Komponen Hidup Layak (KHL) yang telah dilakukan oleh Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) Tangerang pada 22 Oktober 2025.

Mereka berharap hasil survei ini dapat menjadi rekomendasi kuat yang diakomodir dalam rapat DPK dan dibawa sebagai rekomendasi ke Provinsi Banten.

"Misalkan tidak diakomodir atau tidak direkomendasikan kami akan melakukan pengawalan sampai berkoordinasi dengan teman-teman serikat buruh se-Tangerang," ancam Wawaftahni.

Pengawalan ini akan dilakukan melalui koordinasi dan konsolidasi, hingga menentukan pengawalan pada setiap pleno, baik di Kota Tangerang maupun di tingkat Provinsi Banten.

Senada dengan tuntutan buruh, Ketua Eksekutif Komite Partai Buruh Kota Tangerang Kristian Lelono turut memberikan pandangan.

Ia menyoroti adanya disparitas atau kesenjangan upah yang terlalu tinggi antara Kabupaten dan Kota Tangerang.

"Sebagaimana diketahui UMK Kota Tangerang tahun 2025 sebesar Rp5.069.708,-. Sedangkan Kabupaten Tangerang Rp4.901.117,- maka hal yang wajar kenaikan upah tahun 2026 Kabupaten Tangerang harus lebih baik dari tahun sebelumnya," tegas Kristian.

NASIONAL
PLN Gaspol Proyek Surya Raksasa 1,2 GW, Target Operasi 2029

PLN Gaspol Proyek Surya Raksasa 1,2 GW, Target Operasi 2029

Jumat, 1 Mei 2026 | 23:38

PT PLN Persero mulai menggeber proyek energi terbarukan skala besar melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Mentari Nusantara I dengan kapasitas mencapai 1,225 gigawatt.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

BISNIS
CellScience Kini Hadir di BSD, Beri Treatment Slimming hingga Atasi Masalah Scar

CellScience Kini Hadir di BSD, Beri Treatment Slimming hingga Atasi Masalah Scar

Kamis, 30 April 2026 | 18:36

CellScience yang telah berdiri sejak 2015 terus memperluas jangkauannya dengan membuka cabang ketujuh di kawasan BSD City, tepatnya di Lengkong Kulon, Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill