Connect With Us

Pengrajin Terasi Kronjo Keluhkan Pemasaran

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 6 Agustus 2012 | 20:59

Pengrajin Terasi (tangerangnews / dira)

 

TANGERANGNEWS.com
- Sejumlah pengrajin terasi di wilayah Kecamatan Kronjo Kabupaten Tangerang mengeluh, lantaran terasi-terasi bikinannya kalah saing dengan terasi bikinan pabrik yang banyak dijual di supermarket, dan toko-toko besar. Seperti yang dialami oleh pengrajin trasi di daearah Pulau Cangkir, Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang.

Murni (55), salah seorang pengrajin terasi di Pulau Cangkir, RT 08/04 Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, Minggu (5/8) menuturkan, bahwa selama ini, dalam menjual terasi-terasi bikinannya ia hanya mengandalkan para pengunjung, serta peziarah yang datang ke makam Pangeran Jaga Lautan, di Pulau Cangkir.

"Kami kan hanya pengrajin kecil, yang dalam pembuatannya pun masih dengan cara-cara tradiri. Jadi masih kalah dengan terasi bikinan pabrik, dan untuk penjualannya pun hanya mengandalkan para pengunjung yang datang berziarah," ucap Murni kepada TangerangNews.com.
 
Menurut Kepala Desa Kronjo, Dedy Supriadi, di wilayahnya ada ratusan pengrajin hasil laut, seperti otak-otak, terasi, ikan asil, rebon, serta baso ikan. Namun sejauh ini, kata Dedy para pengrajin ini belum tersentuh oleh pemerintah.

"Di wilayah Desa Kronjo saja ada lebih dari seratus pengrajin. Namun, mereka masih terkendala masalah pemasaran. Padahal ini sangat berpotensi sekali, sayang pemerintah kurang ada perhatian," paparnya.

Kepala seski Prasarana Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tangerang, Ahmad Dahlan menjelaskan, sejauh ini pihaknya sudah mengupayakan memberikan penyuluhan kepada para pengrajin yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang.

"Kami sudah memberikan semacam pembinaan kepada para pengrajin hasil laut yang ada di sepanjang pesisir, seperti Kronjo, Mauk, Teluknaga, dan sekitarnya. Namun, untuk mencapai sasaran masalah marketing, atau industri kecil hasil laut, itu lebih kepada dinas perindustrian dan perdagangan.
 
Karena, untuk mengangkat industri rumahan, terutama hasil laut, tidak hanya bisa melibatkan dinas kelautan dan perikanan saja, tapi juga berhubungan dengan dinas perindustrian dan perdagangan juga," pungkasnya. (RAZ)
BANDARA
Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Imbas Serangan di Riyadh, Penerbangan Jeddah-Madinah di Bandara Soetta Normal, Rute Transit Terdampak

Senin, 12 Oktober 2026 | 15:12

Menyikapi perkembangan situasi di Riyadh, Arab Saudi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang memastikan operasional penerbangan langsung menuju Jeddah dan Madinah hingga saat ini tetap berjalan normal dan lancar.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

KAB. TANGERANG
Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42

Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill