Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija
Rabu, 28 Januari 2026 | 12:44
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang Selatan yang terkenal dengan ikon bunga Anggreknya, terus melakukan inovasi dalam pengembangan budidaya tanaman Anggrek tersebut.
Pada Selasa (26/9/2017) Dinas Ketahanan Pangan,Pertanian dan Perikanan (DKP3) menggelar kegiatan penyuluhan pengolahan pasca panen anggrek bagi para pembudidaya di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Jombang,Ciputat, Kota Tangsel pagi tadi. BACA JUGA : Tangsel Gelar Simulasi Penanggulangan Pandemi Influenza
Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany yang hadir membuka acara tersebut mengungkapkan, merupakan sebuah langkah strategis bagi peningkatan kesejahteraan petani dengan penguasaan teknologi pasca panen dan pengolahan hasil pertanian yang ditunjang dengan strategi pemasaran yang tepat,sehingga mampu mandiri dan sejahtera
" Dengan memanfaatkan teknologi , para petani atau pengrajin ini tidak perlu lagi menyewa toko untuk menjual hasil produksinya. Para pengrajin ini bisa mengembangkan usahanya melalui media online. Jadi tidak perlu sewa toko dan membayar karyawan, namun dikemas secara cantik ,"ungkap Airin
Selain itu, Wali Kota dua periode ini berharap para pengrajin anggrek dapat terus berinovasi, menghasilkan bunga yang bagus, dan dapat memasarkan produknya tidak hanya dalam bentuk bahan baku saja, namun dengan rangkaian bunga yang cantik
"Kemasan yang menarik dapat meningkatkan nilai jual, yang seharusnya Rp100 ribu, bisa menjadi Rp 500 ribu,"jelasnya.
Sementara itu Kepala DKP3 Tangsel Nur Selamat menjelaskan, selama ini 80% para petani anggrek menjual hasil budidayanya ke wilayah Rawa kalong, Jakarta . Untuk itu pihaknya berharal pengrajin ini tidak hanya menjual bahan baku saja, namun kemasan juga. BACA JUGA : Airin Targetkan Tangsel Bersih Narkotika 2020
"Kita ingin pengrajin ini mendapatkan ilmu dalam merangkai bunga, dan menstimulasi mereka untuk berlomba-lomba menyajikan atau berkreasi dalam membentuk kemasan anggrek ini" ujarnya
Kegiatan pelatihan pasca panen ini sendiri diikuti sebanyak 40 peserta pembudidaya Anggrek yang berasal dari tujuh kecamatan yang ada di Kota Tangsel.(DBI)
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TODAY TAGBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.
Upaya mediasi yang dilakukan Polres Tangerang Selatan (Tangsel) dalam kasus dugaan ucapan tidak menyenangkan oleh seorang guru SD berakhir gagal.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews