Banjir di Kampung Candulan, Akses ke Jakarta Masih Tergenang
Rabu, 15 Januari 2014 | 18:24
Di Kota Tangerang meskipun genangan banjir di Kampung Candulan, Gondrong Petir, Kecamatan Cipondoh sudah mulai surut.
Di Kota Tangerang meskipun genangan banjir di Kampung Candulan, Gondrong Petir, Kecamatan Cipondoh sudah mulai surut.
“Kadang kita bingung, bikin Perda tapi pabriknya tidak ditutup. Untuk di Kota Tangerang, miras hanya boleh beredar di hotel berbintang, di hotel kelas melati dilarang,” kata Ketua PHRI Banten Ashok Kumar
RECOMENDEDHal itu pun diakui Wahidin sesuai diperiksa. “Soal gugatan ke MK waktu 2011 lalu, itu saja,” ujar Wahidin saat itu.
"Untuk belokan Jalan KS Tubun dekat Dinas Pendidikan akan dilebarkan tahun ini. Sementara Jalan Sangego mungkin tahun depan.
"Penataan lalulintas ini dilakukan bertahap yang nantinya dibuat permanen," katanya.
“Tetapi saya tak mau lah menyalahkan yang dulu, yang terpenting minggu ini akan kita tutup,” terangnya.
Banjir di Ciledug Indah 1 dan 2 di Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang sudah surut, Selasa (14/1) siang.
Pengelola pusat perbelanjaan (Mall) Tangerang City (Tangcity) dilaporkan organisasi pusat studi kajian Tangerang Raya Institute (Trains) ke Polres Metro Tangerang, Selasa (14/1).
"Ah bukan saya, nggak ada (suap kepada Akil Mochtar). Ini pemeriksaan untuk Wawan dan Akil," kata Wahidin Halim yang ditemui usai pemeriksaannya di gedung KPK, Jakarta, Senin (13/1).
Sekitar 200 pedagang sayur dan buah di Pasar Induk Tanah Tinggi, Kota Tangerang yang tergabung dalam Forum Pedagang Bersatu
“Wilayah di empat kecamatan kota Tangerang terdapat banjir, ada 11 titik. Itu disebebkan karena proses penurapan kali angke belum selesai. Sedangkan di wilayah lainnya sudah surut
Banjir setinggi 1,5 hingga 2 meter melanda Perumahan Ciledug Indah I dan II, Kelurahan Pedurenan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Ada sekitar 400 kepala keluarga (KK) yang menjadi korban banjir Karena luapan Kali Angke tersebut.
Ratusan rumah di Perumahan Pondok Arum, Karawaci, Kota Tangerang terendam banjir hingga 1,5 meter sejak senin dini hari. Akibatnya, warga terpaksa mengungsi ke posko pengungsian dan rumah kerabat mereka masing –masing.
Curah hujan yang tinggi sejak kemarin malam, Minggu (12/1) membuat PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang (Disjaya) melakukan pengamanan kepada seluruh pelanggan yang ada di Jakarta dan Tangerang.
" Tetapi mereka banyak yang menolak, sekarang sudah deras begini bagaimana masuknya, tanpa perahu motor kami tidak bisa menerobos masuk," katanya.
Wilayah Perumahan Ciledug Indah 1 dan 2 di Kelurahan Pedurenan, Ciledug, Kota Tangerang sudah siaga tiga sekira pukul 07.51 WIB, Minggu (12/1). Hal itu membuat warga di perumahan itu mulai was-was.