Connect With Us

Masalah Lingkungan di Kota Tangerang dijadikan Perda

| Jumat, 28 Juni 2013 | 17:35

Arief R Wismansyah dan Wahidin Halim (tangerangnews / Humas)

 
TANGERANG-Meski Perda terkait lingkungan seperti Perda Pengelolaan Air dan Pencemaran Air telah disahkan, DPRD Kota Tangerang kembali mengusulkan Raperda inisiatif tentang Pencemaran Udara. Alasannya, perda yang ada belum cukup mengatasi masalah lingkungan.

Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Gerindra Pontjo Prayogo menjelaskan,  dengan adanya Raperda ini diharapkan akan semakin membuka kesadaran seluruh pihak untuk menjaga dan melestarikan lingkungan.

“Raperda ini sebagai daya dukung untuk keberlangsungan makhluk hidup serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat khususnya di Kota Tangerang,” terangnya saat Paripurna Raperda Inisiatif tetang Pencemaran Lingkungan Udara di Gedung Pemerintah Kota Tangerang, Jumat (28/6).

Pontjo menambahkan, penyusunan Raperda ini merupakan hal yang sangat strategis dan penting sebagai dasar acuan hukum dalam rangka antisipasi, pencegahan dan penanggulangan termasuk juga upaya penyelamatan lingkungan hidup serta masyarakat dalam penanganan masalah pencemaran udara.

Sementara Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PKS Aulia Epriya Kembara mengatakan Perda Pencemaran Udara memang sangat dibutuhkan disamping Perda Pengelolan dan Pencemaran Air, mengingat pertumbuhan industri dan kendaraan bermotor yang semakin tinggi di Kota Tangerang.

"Semakin banyaknya kendaraan bermotor yang juga dapat berampak pada polusi melalui asap knalpot, jadi kualitas udara harus dikelola melalui Perda. Apalagi Pemkot Tangerang telah meraih Penghargaan Langit Biru,"

Nantinya, lewat Perda ini juga akan diatur hak Pemda untuk melakukan penindakan hukum terhadap pengusaha industri yang menyebabkan polusi udara berat. "Pendindakan hukum perlu dilakukan untuk efek jera," kata Aulia.

Sementara Wali Kota Tangerang Wahidin Halim mengapresiasi Raperda inisiatif DPRD tersebut. Dia pun mengajak seluruh stakeholder untuk terus bersinergi dan bahu-membahu dalam menjaga lingkungan dan terus memajukan Kota Tangerang yang telah mengalami perubahan yang pesat.(RAZ) 
 
 
KAB. TANGERANG
Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bersih-bersih Vihara Caga Sasana Panongan

Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bersih-bersih Vihara Caga Sasana Panongan

Minggu, 8 Februari 2026 | 19:50

Jelang tahun baru Imlek 2577 Kongzli, puluhan warga keturunan etnis Tionghoa di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, melakukan bersih-bersih di Vihara Caga Sasana, pada Minggu 8 Februari 2026.

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill