Connect With Us

Suami dari Istri yang Tewas di Neglasari, Lehernya Tergorok

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 11 Juli 2013 | 18:20

TKP Suami Istri dibunuh. (tangerangnews / rangga)

TANGERANGNEWS.com-Pasangan suami istri (Pasutri) yang ditemukan tewas dengan kondisi yang mengenaskan pada Kamis (11/07) siang di belakang rumahnya diduga korban perampokan. Korban adalah Solih ,30, dan Cenil ,50, warga RT 02/06 Jalan Perkutut 3, Desa Cikahuripan, Kelurahan Neglasari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, yang berprofesi sebagai petani.

Berdasarkan hasil olah TKP, petugas kepolisian menemukan luka gorok pada leher korban bernama Solih. Namun, polisi masih mencari apa motif pembunuhan tersebut. Pasalnya, kondisi kediaman keluarga tersebut terlihat tak ada darah dan hal yang mencurigakan secara kasat mata.

“Rumah korban masih bersih, kita belum menemukan alat bukti apapun. Pada korban laki-laki ditemukan luka gorok. Sementara yang perempuan belum diketahui, nanti saja setelah dilihat dari hasil visum,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang AKBP Suharyanto.

Sedangkan terkait sepeda motor korban, yakni Yamaha Jupiter milik korban yang tidak berada di lokasi. Suharyanto belum bisa memastikan motif pembunuhan tersebut adalah perampokan. “Kita harus tanya pihak keluarga dulu, barang apa saja yang dimiliki korban. Lalu apa saja yang hilang, baru bisa kita pastikan ada perampokan,” terangnya. (RAZ)
NASIONAL
Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis

Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis

Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:57

Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill