Kerja Sama Sampah Tangsel Berlanjut, Kota Serang Dapat Rp57 Miliar Per Tahun
Kamis, 1 Januari 2026 | 22:04
Pemerintah Kota (Pemkot) Serang resmi melanjutkan kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com-Seorang pria yang tidur di area persawahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang menghebohkan warga sekitar karena disangka korban pembunuhan.
Ternyata, pria yang berlumuran lumpur ini masih hidup dan diduga mengalami gangguan kejiwaan, Selasa (14/1/2020).
Kapolsek Benda Kompol Doddy Ginanjar menyanggah informasi yang beredar di media sosial bila pria bernama Habib Al Muhari, 21, warga Belendung tersebut merupakan korban pembunuhan.
“Ini siapa yang membuat hoaks ya,” ujarnya.
Ia mengungkapkan pria berlumuran lumpur akibat tidur-tiduran di area sawah tersebut pertama kali ditemukan pemilik sawah bernama Muniri pukul 06.00 WIB.
“Saksi Munari keluar rumah untuk mengecek sawahnya tiba-tiba melihat korban sedang tergeletak di antara tanaman padi dengan posisi miring berlumuran tanah,” ungkapnya.
Lalu, Munari dibantu warga untuk memindahkan pria tersebut dari area sawah ke tanah kering untuk membersihkan tubuhnya dari lumpur.
“Selanjutnya dia dibawa ke RSUD Kota Tangerang,” katanya.
Menurut keterangan keluarga, kata Kapolsek, pria ini mengalami gangguan kejiwaan atau stres.
“Sebelumnya sekitar jam 04.00 pagi korban keluar dari rumah dan sempat dikejar oleh ayah kandungnya, namun korban berhasil melarikan diri,” pungkasnya.(RMI/HRU)
Pemerintah Kota (Pemkot) Serang resmi melanjutkan kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGSuasana duka masih menyelimuti keluarga besar Abdul Aziz, 19, remaja yang tewas secara tragis di tangan Abdul Mugni, 23, temannya yang berprofesi sebagai guru ngaji.
Para siswa kelas 9 di Kota Tangerang tengah bersiap melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA menjelang SPMB 2026. Tentunya, sekolah dengan rekam jejak prestasi menjadi incaran.
Penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Kota Tangerang Selatan belakangan ini memicu krisis pengelolaan sampah yang cukup serius. Dampak dari kebijakan tersebut terlihat dari munculnya tumpukan sampah di berbagai jalan
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews