Connect With Us

Terbungkus Plastik, Mayat Bayi Ditemukan di Kolong Flyover Ciputat

Rachman Deniansyah | Minggu, 15 Desember 2019 | 15:55

Sesosok mayat bayi perempuan ditemukan di kolong Flyover (jalan layang) Ciputat, Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (15/12/2019). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Warga Ciputat dihebohkan dengan penemuan mayat bayi perempuan di kolong Flyover (jalan layang) Ciputat, Jalan Ir. H. Juanda, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (15/12/2019).

Kapolsek Ciputat Kompol Endy Mahandika mengatakan, mayat bayi malang itu ditemukan sekitar pukul 09.15 WIB, dengan kondisi terbungkus kantong plastik berwarna hitam. 

"Ya Benar, mayat bayi jenis kelamin perempuan ditemukan di tumpukan sampah," ucap Endy saat dikonfirmasi.

BACA JUGA:

Endy menuturkan, mayat bayi itu, semula ditemukan oleh petugas kebersihan yang sedang mengambil sampah di kolong flyover.

"Kemudian melihat sebuah kantong plastik warna hitam. Saat membuka kantong tersebut, di dalamnya terdapat seorang mayat bayi berjenis kelamin perempuan, yang masih terdapat tali puser," tutur Endy. 

Dilihat dari kondisinya, diduga bayi malang itu baru saja dilahirkan oleh orang tuanya.

"Diduga baru lahir, umur sekitar tujuh bulan dalam kandungan. Di dalam plastik hitam itu juga terdapat daster, yang diduga milik ibunya," terang Endy. 

Endy menegaskan, kasus penemuan mayat bayi ini kini telah ditanganinya. Pihaknya masih melakukan identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut. 

"Mayat bayi telah dibawa ke RS Fatmawati," pungkasnya.(RAZ/RGI)

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Tangsel, Kota Pintar yang Gagap Sampah

Minggu, 1 Februari 2026 | 21:10

Krisis sampah di Tangsel bukan sekadar soal lahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang penuh atau truk yang rusak. Masalah sebenarnya adalah kegagalan sistemik dalam menutup siklus konsumsi yang didorong oleh gaya hidup urban yang masif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill