Connect With Us

Polisi Sebut Mayat Bayi Prematur dekat STAN Sengaja Dibuang

Rachman Deniansyah | Minggu, 27 Oktober 2019 | 17:58

Sesosok mayat bayi terbungkus plastik hitam ditemukan di atas lahan milik Kampus Politeknik Keuangan Negara (PKN) Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), RT 004 RW 002, Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Tangsel, Minggu (27/10/2019). (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Warga sekitar Jalan H Sarmili, RT04/02, Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat bayi terbungkus plastik, Minggu (27/10/2019).

Saat ditemukan, jasad bayi yang berada di lahan milik Kampus Politeknik Keuangan Negara (PKN) Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) itu tak diketahui jenis kelaminnya dan sudah mengeluarkan aroma tak sedap. 

BACA JUGA:

"Diduga mayat bayi yang lahir sebelum waktunya sengaja dibuang oleh pelaku (orang tua bayi)," ungkap Kapolsek Pondok Aren Kompol Afroni Sugiarto, Minggu (27/10/219).

Afroni menduga, bayi itu dibuang saat pelaku melintasi Jalan H Sarmili. "Dilempar ke dalam lahan milik PKN STAN melewati tembok berlin setinggi 3 meter," imbuhnya.

Afroni menjelaskan, saat ini pihaknya masih mendalami dan menyelidiki kasus tersebut.  "Mayat selanjutnya dikirim ke RSUD Tangerang untuk penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.(RAZ/RGI)

BISNIS
Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Jumat, 25 September 2026 | 22:29

Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill