Connect With Us

Dua Hari Dikubur Hidup-hidup, Bayi Perempuan di India Berhasil Selamat

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 16 Oktober 2019 | 17:36

Ilustrasi bayi (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Bayi perempuan di India ditemukan masih hidup meski telah dikubur. Bayi malang itu dalam kondisi kritis karena diduga telah dikubur sejak dua hari yang lalu.

Dilansir Kompas.com, pertama kali bayi itu ditemuka secara tak sengaja pada Kamis (10/10/2019), oleh warga desa yang kebetulan akan memakamkan jenazah bayi mereka yang baru lahir.

Polisi senior di Distrik Bareilly Abhinandan Singh mengungkapkan, saat warga menggali tanah sedalam 90 sentimeter, tiba-tiba sekopnya menghantam pot tanah liat hingga pecah. Lalu terdengar suara bayi menangis yang berasal dari pot tersebut.

"Ketika pot itu dibuka, mereka menemukan ada bayi perempuan masih hidup," tutur Singh, Selasa (15/10/2019).

BACA JUGA:

Dengan segera warga membawa bayi itu ke rumah sakit milik pemerintah setempat. Kemudian dirujuk ke bagian perawatan intensif pasca-kelahiran. 

Polisi menduga pelaku pengubur bayi itu adalah orang tuanya sendiri.  Sebabnya meski kasusnya itu ramai di media, tidak ada masyarakat yang datang mengakui bayi tersebut.

“Kita memulai operasi untuk mencari orangtua si bayi perempuan,” Singh.

Kepala dokter anak rumah sakit setempat dr Saurabh Anjan mengatakan, bayi perempuan itu dilahirkan secara prematur saat baru berumur 30 pekan dan berbobot  sangat rendah Sekitar 1,1 kilogram.  Kemungkinan korban masih berusia satu pekan.

Akibat dikubur hidup-hidup, korban mengalami hipotermia dan menderita hypoglycaemia (level gula darah rendah) dengan tercatat di angka 35, di mana seharusnya normalnya 45.

"Bayi itu kemungkinan sudah dikubur selama 3-4 hari, dan selamat karena lemak di perut hingga pipinya. Kemungkinan dia akan bertahan hidup. Tetapi kami baru bisa mengetahuinya setelah 5-7 hari," ujarnya.(RAZ/RGI)

BANTEN
Atasi Krisis Dokter Spesialis, Dinkes Banten Gunakan Rontgen Portabel Berbasis AI untuk CKG

Atasi Krisis Dokter Spesialis, Dinkes Banten Gunakan Rontgen Portabel Berbasis AI untuk CKG

Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:18

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten menggunakan teknologi rontgen portabel yang dilengkapi Artifisial Intelligence (AI) untuk melakukan analisis penyakit dalam yang dialami masyarakat dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill