Diplomat 12 Negara Keliling Destinasi Wisata Banten
Minggu, 12 April 2026 | 15:51
Sebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.
TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat bayi perempuan ditemukan warga tergeletak di area Perumahan Korpri Blok J2/6 RT 06/09, Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Senin (9/9/2019).
Saat ditemukan, bayi tersebut sudah dalam kondisi tak bernyawa.
Menurut penuturan Doni, warga setempat, mayat bayi yang diduga dibuang itu sudah dalam kondisi tidak utuh. Kaki serta tangannya terputus.

"Pertama kali ditemukan warga yang menjemur pakaian. Ia kaget, karena melihat ada mayat bayi terbungkus kantong plastik," ujarnya kepada TangerangNews, Senin (9/9/2019).

Kata Doni, penemuan mayat bayi itu sekitar pukul 11.30 WIB. Saksi yang pertama kali melihat adalah Misliati, 60. Saksi melihat kantong plastik berwarna hitam tergeletak di sekitar lokasi sekitar pukul 06.00 WIB, namun ia tidak menghiraukannya karena tidak memastikan isi kantong plastik tersebut.
"Namun ketika nenek Misliati kembali ke tempat jemuran jam 11.30 WIB, dia melihat plastik itu masih ada dan sudah terbuka, berantakan. Misliati lalu membuka kantong plastik tersebut melihat mayat bayi yangg sudah tidak utuh lagi, kaki dan tangannya terputus" tambahnya.
Baca Juga :
Saksi pun memanggil anaknya, kemudian melaporkan peristiwa itu ke Ketua RT setempatm
"Penemuan mayat bayi ini kemudian dilaporkan ke pihak berwajib dan telah datang ke lokasi," pungkasnya.(RMI/HRU)
Sebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.
TODAY TAGSekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi memproyeksikan hasil dari efesiensi anggaran sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait transformasi budaya kerja ASN, bisa mencapai ratusan miliar.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews