Warga Kresek Tangerang Kembali Dilanda Banjir, 185 Rumah Terendam
Minggu, 18 Januari 2026 | 17:04
Banjir kembali merendam ratusan rumah warga di Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Sabtu 17 Januari 2026.
TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat bayi perempuan ditemukan warga tergeletak di area Perumahan Korpri Blok J2/6 RT 06/09, Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Senin (9/9/2019).
Saat ditemukan, bayi tersebut sudah dalam kondisi tak bernyawa.
Menurut penuturan Doni, warga setempat, mayat bayi yang diduga dibuang itu sudah dalam kondisi tidak utuh. Kaki serta tangannya terputus.

"Pertama kali ditemukan warga yang menjemur pakaian. Ia kaget, karena melihat ada mayat bayi terbungkus kantong plastik," ujarnya kepada TangerangNews, Senin (9/9/2019).

Kata Doni, penemuan mayat bayi itu sekitar pukul 11.30 WIB. Saksi yang pertama kali melihat adalah Misliati, 60. Saksi melihat kantong plastik berwarna hitam tergeletak di sekitar lokasi sekitar pukul 06.00 WIB, namun ia tidak menghiraukannya karena tidak memastikan isi kantong plastik tersebut.
"Namun ketika nenek Misliati kembali ke tempat jemuran jam 11.30 WIB, dia melihat plastik itu masih ada dan sudah terbuka, berantakan. Misliati lalu membuka kantong plastik tersebut melihat mayat bayi yangg sudah tidak utuh lagi, kaki dan tangannya terputus" tambahnya.
Baca Juga :
Saksi pun memanggil anaknya, kemudian melaporkan peristiwa itu ke Ketua RT setempatm
"Penemuan mayat bayi ini kemudian dilaporkan ke pihak berwajib dan telah datang ke lokasi," pungkasnya.(RMI/HRU)
Banjir kembali merendam ratusan rumah warga di Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Sabtu 17 Januari 2026.
TODAY TAGKawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.
Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews