Connect With Us

Biadab! 3 Bayi Dibunuh di Tangsel

Rachman Deniansyah | Rabu, 13 Maret 2019 | 22:00

Ilustrasi Mayat Bayi. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Selama tiga bulan diawal tahun 2019, tiga kasus pembunuhan bayi terjadi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Berdasarkan data Polresta Tangerang, jika dibandingkan dengan tahun 2018, kasus yang merenggut nyawa bayi-bayi tak berdosa itu meningkat. Pasalnya, hanya terjadi 6 kasus ditahun sebelumnya itu.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho di Mapolres Tangsel, Rabu (13/3/2019).

"Pada tri semester pertama tahun 2019 ini, telah terjadi tiga kali kejadian, dua sudah berhasil diungkap, sedangkan pada sepanjang 2018 hanya ada 6 kasus" kata Alex. 

Ironinya, kata dia, pembunuhan bayi tersebut dilakukan oleh orang terdekatnya. Alex mencontohkan, dua kasus yang berhasil diungkap pihaknya yaitu pelakunya ibu kandung yang berprofesi sebagai Asisten Rumah Tangga (ART).

Oleh karenanya, Alex pun mengingatkan kepada warga Tangsel yang akan mempekerjakan ART, melakukan seleksi dengan baik. 

"Tipikal wilayah hukum di Tangsel ini adalah perumahan. Kebanyakan itu mempekerjakan ART. Kami berpesan kepada para majikan, untuk harus selektif memilih ART dengan benar dan baik. Jangan sampai kejadian terjadi lagi," terangnya. 

Dari kasus yang terungkap juga, lanjut Alex, motif pembunuhan bayi tersebut dipicu karena dilahirkan dari hubungan di luar pernikahan. 

"Hubungan badan di luar pernikahan risiko lebih besar ditanggung perempuan. Saya mengimbau kepada masyarakat, adik-adik, ibu-ibu, atau yang punya anak perempuan, untuk dijaga, jangan sampai akhirnya melakukan hal tersebut," tukasnya.(MRI/RGI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill